Dua Pelajar Babel Siap Kibarkan Merah Putih di Istana, Gubernur Hidayat Arsani Lepas Calon Paskibraka Nasional 2025

PANGKALPINANG — Haru dan bangga menyelimuti Ruang Kerja Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin pagi (14/7/2025).
Dua pelajar terbaik asal Bumi Serumpun Sebalai, Muhammad Aditya Kenzo Nugraha Alfaiz dan Fitri Atiqah Mahya, secara resmi dilepas oleh Gubernur Hidayat Arsani untuk mengikuti pemusatan latihan sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2025 di Jakarta.
Kedua pelajar ini akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara kenegaraan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama para pelajar terbaik dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutan pelepasan, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa menjadi Paskibraka di tingkat nasional adalah sebuah kehormatan yang tidak semua orang bisa raih. Ia menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada Kenzo dan Fitri untuk tampil maksimal dan membawa nama harum Babel di panggung nasional.
“Kami di Babel sangat bangga. Ini bukan sekadar tugas untuk mengibarkan bendera, tetapi tentang pengabdian, disiplin, kepemimpinan, dan nasionalisme. Jaga nama baik keluarga, sekolah, dan terutama daerah kita,” pesan Hidayat Arsani penuh haru.
Ia juga meminta para calon Paskibraka menjaga kesehatan fisik dan mental, disiplin selama pelatihan, serta menunjukkan dedikasi tinggi sebagai duta daerah yang akan tampil di depan Presiden RI dan seluruh bangsa Indonesia.
Muhammad Aditya Kenzo Nugraha Alfaiz adalah siswa dari Madrasah Aliyah Swasta Terpadu Bina Insan Cendikia, Kabupaten Bangka Barat.
Fitri Atiqah Mahya merupakan siswi SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Keduanya telah melalui serangkaian seleksi ketat dan objektif sejak awal tahun 2025 yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Babel, Ferdian Hermawan Loebis, menjelaskan bahwa Kenzo dan Fitri lolos setelah menyingkirkan puluhan peserta lainnya melalui tahapan penilaian yang meliputi kesehatan, postur, keterampilan baris-berbaris, pengetahuan umum, hingga wawasan kebangsaan.
“Mereka adalah hasil seleksi yang transparan, ketat, dan objektif. Kami percaya mereka siap menjalankan amanah dan membanggakan Babel di tingkat nasional,” ujar Ferdian.
Ferdian juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses seleksi, termasuk kepala sekolah, pelatih, serta orang tua siswa. Ia berharap keduanya mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Babel untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi semangat kebangsaan.
Keterpilihan Kenzo dan Fitri sebagai Paskibraka Nasional menjadi momen bersejarah yang akan menginspirasi pelajar-pelajar lain di Bangka Belitung. Bukan hanya soal pengibaran bendera, tetapi juga penguatan karakter dan jati diri generasi muda dalam bingkai persatuan dan cinta tanah air.
Kenzo dan Fitri akan menjalani masa karantina dan pelatihan intensif di Jakarta bersama 74 peserta lainnya dari 37 provinsi sebelum tampil di acara kenegaraan pada 17 Agustus 2025.
Dengan penuh harapan dan doa dari seluruh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung, mereka diharapkan mampu menampilkan yang terbaik sebagai simbol generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter. (Shin)





