TP-PKK Babel Bersama Baznas Belitung Khitan 50 Anak dan Baksos, Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

TANJUNGPANDAN — Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diketuai oleh Noni Hidayat Arsani.
Berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Belitung, kegiatan sosial yang menyentuh banyak kalangan masyarakat digelar di Kantor Baznas Belitung, Selasa (24/6/2025).
Dalam kegiatan bertajuk “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni melalui Khitanan Massal dan Bakti Sosial” ini, sebanyak 50 anak dari keluarga kurang mampu menerima layanan khitanan massal secara gratis, yang dilaksanakan oleh tenaga medis profesional.
Selain itu, acara juga menghadirkan kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar produk UMKM binaan Baznas Belitung, yang memperlihatkan kekayaan dan kreativitas pelaku usaha lokal.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata lembaga sosial dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam hal kesehatan dan ekonomi.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Kegiatan ini adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian kami kepada anak-anak dan keluarga mereka. Semoga dengan khitan ini, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan sholeh, serta kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua,” ujar Noni.
Noni juga menekankan bahwa PKK sebagai mitra strategis pemerintah tak hanya bergerak dalam edukasi keluarga, tetapi juga aktif hadir dalam bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Sementara itu, Ketua Baznas Belitung, Firmansyah, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk konkret pengelolaan zakat yang produktif dan bermanfaat langsung untuk masyarakat. Ia menyambut baik kolaborasi yang terjalin bersama TP-PKK Babel dan berharap sinergi ini terus berlanjut.
“Bukan hanya khitanan, kami juga menghadirkan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan bazar UMKM untuk memberi manfaat ganda. Kami ingin zakat yang dikelola Baznas benar-benar menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” jelas Firmansyah.
Sejak pagi, puluhan anak yang menjadi peserta khitanan hadir didampingi orang tua mereka. Suasana di lokasi kegiatan terasa hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Para orang tua tampak lega dan bersyukur karena merasa terbantu dengan adanya layanan khitan gratis, terutama di tengah beban ekonomi yang tidak ringan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang penting untuk mendukung para pelaku UMKM binaan Baznas melalui bazar produk lokal. Beragam produk seperti makanan khas Belitung, kerajinan tangan, hingga produk herbal dipajang dan dijual. Bazar ini menjadi peluang nyata bagi pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat luas.
Bagi TP-PKK dan Baznas, pemberdayaan UMKM bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi langkah konkret dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dan memperkuat ekonomi keluarga.
Sinergi antara TP-PKK Babel, Baznas Belitung, TP-PKK Kabupaten, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat, menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna kemanusiaan.
Menutup kegiatan, Noni menyampaikan harapannya agar aksi sosial seperti ini bisa terus dilakukan di berbagai wilayah lainnya.
“Kami akan terus bergerak menjangkau yang belum tersentuh. Karena sesungguhnya pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana kita bisa meringankan beban masyarakat dan menumbuhkan harapan,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara organisasi perempuan dan lembaga pengelola zakat dapat melahirkan aksi nyata yang membantu masyarakat, menguatkan solidaritas sosial, dan memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat paling dasar: keluarga. (Wit)





