IJTI Basel Ajak Pengusaha Yang Beroperasi di Jalan Jeriji-Tepus Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak

Jika menunggu anggaran dari Pemerintah daerah kata Wiwin, Perbaikan jembatan tersebut akan lama mengingat ada mekanisme penganggaran yang harus dilakukan Pemerintah daerah, apalagi ditengah kondisi efisiensi anggaran Pemerintah daerah saat ini.
“Jika menunggu anggaran Pemda, Perbaikannya nanti agak lama karena ada mekanisme penganggarannya dan juga saat di Pemda sedang terjadi efisiensi anggaran, sementara jembatan tersebut masih dilalui kendaraan yang bermuatan agak berat sehingga tidak menutup kemungkinan jembatan yang baru diperbaiki dengan papan tersebut cepat rusak dan bisa mengganggu aktivitas masyarakat nantinya jika sudah rusak kembali,” Ungkapnya.
Senada dikatakan Sekretaris IJTI Bangka Selatan Rusdiyanto. Dirinya yakin pengusaha yang beroperasi di seputaran jalan Jeriji-Tepus tidak menutup mata untuk membantu memperbaiki jembatan tersebut agar lebih tahan lama.
“Saya yakin jika diajak untuk bergotong royong, pengusaha di daerah tersebut akan terketuk hatinya untuk membangun jembatan agar lebih tahan lama sebagai bentuk kontribusi terhadap masyarakat dan Pemda sehingga bisa dilalui secara bersama-sama dan tidak mengganggu aktifitas warga yang menggunakan jalan tersebut,” Tandasnya.
Ketua Korda IJTI Bangka Selatan, Wiwin Suseno. (Foto: Istimewa).





