Program Pendidikan PT TIMAH Tbk Jadi Penopang Harapan Anak dari Keluarga Prasejahtera

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Bagi banyak keluarga prasejahtera di wilayah kepulauan, memperoleh pendidikan berkualitas bagi anak bukanlah hal mudah.
Namun, program-program pendidikan PT TIMAH Tbk telah menjadi penopang harapan baru bagi ribuan anak yang sebelumnya terkendala ekonomi.
Melalui beasiswa, pembinaan karakter, serta dukungan fasilitas sekolah, PT TIMAH Tbk memberikan jembatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Program Pemali Boarding School menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap keluarga prasejahtera. Program ini memberikan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan, tempat tinggal, dan pembinaan karakter. Banyak penerimanya berasal dari keluarga yang secara finansial terbatas, tetapi memiliki semangat dan prestasi.
Selama 25 tahun berjalan, program ini telah meluluskan 852 alumni dan kini membina 108 siswa aktif dari Bangka Belitung, Kepulauan Riau, hingga Riau.
Ketua Ikatan Alumni Kusmansa Pemali, Idu Papinda Jaya, mengungkapkan bahwa banyak siswa yang ekonominya terbatas mampu mengubah hidup berkat program ini.
“Banyak dari kami berasal dari keluarga biasa, bahkan kurang mampu. Berkat pendidikan dan pembinaan di Pemali, kami bisa menggapai peluang yang sebelumnya tidak terbayangkan,” ujarnya.
Di daerah, masih banyak orang tua yang kesulitan menyediakan sarana belajar yang layak bagi anak. PT TIMAH Tbk hadir dengan memberikan:
bantuan bangku dan meja,
perbaikan gedung sekolah,
fasilitas kegiatan belajar,
dukungan pendidikan informal.
Langkah ini secara langsung meringankan beban ekonomi keluarga, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan dan pelosok.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, Darlan, turut mengapresiasi langkah itu.
“Bantuan PT TIMAH sangat dirasakan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Mereka membantu bagian-bagian yang sering kali menjadi beban orang tua,” katanya.
PT TIMAH Tbk juga secara aktif meningkatkan kualitas guru melalui berbagai pelatihan, seperti Gernas Tastaka dan pelatihan literasi. Ketika guru semakin kompeten, anak-anak dari latar belakang ekonomi apa pun dapat merasakan pembelajaran yang lebih menarik, bermutu, dan tidak membosankan.
Guru SDN 22 Mentok, Destriani Elvira, merasakan bahwa pelatihan ini membantu menciptakan ruang belajar yang lebih inklusif.
“Dengan metode baru, kami bisa lebih dekat dengan anak-anak. Ini sangat membantu terutama bagi siswa yang butuh perhatian lebih,” ujarnya.
Melalui dukungan berbagai kompetisi, anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan. Kesetaraan inilah yang ingin dibangun PT TIMAH Tbk: bahwa prestasi tidak ditentukan oleh keadaan ekonomi, tetapi oleh akses dan kesempatan.
Program-program PT TIMAH Tbk ini bukan hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mengubah arah hidup banyak keluarga. Ketika satu anak berhasil menggapai pendidikan yang lebih baik, peluang ekonomi keluarga sering kali ikut meningkat.
Melalui komitmennya yang konsisten, PT TIMAH Tbk terus menjadi bagian penting dalam memberikan harapan dan peluang baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Bangka Belitung dan daerah sekitarnya. (Shin)
sumber : www.timah.com





