BangkaBangka BaratBerandaBeritaPangkalpinang

Prof Udin Siap Benahi Pasar dan Tuntaskan Masalah Sampah di Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Calon Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Prof. Saparudin Masyarif, atau yang lebih dikenal dengan Prof Udin, kembali menunjukkan komitmennya untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Dalam rangkaian kampanye tatap muka yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025, Prof Udin menyambangi Pasar Hieming, salah satu pasar tradisional yang menjadi denyut nadi ekonomi rakyat di Kota Pangkalpinang.

Kehadiran Prof Udin disambut antusias oleh ratusan pedagang dan warga sekitar. Dalam suasana yang penuh keakraban, ia berjalan dari satu lapak ke lapak lainnya, mendengarkan langsung keluhan para pedagang, sekaligus menyampaikan visinya untuk menjadikan pasar tradisional sebagai tempat usaha yang lebih layak dan manusiawi.

Di hadapan para pedagang, Prof Udin menegaskan bahwa pasar tradisional seperti Hieming adalah bagian penting dari kehidupan warga kota dan harus dipertahankan, namun dengan penataan yang lebih baik.

“Pasar Hieming ini harus tetap kita pertahankan. Tapi harus kita rapikan. Yang penting itu pasar bersih, rapi, nyaman. Jadi pembeli senang belanja, pedagang pun nyaman berdagang,” ucap Prof Udin.

Ia juga menanggapi langsung keluhan pedagang ikan hias, Akhian, yang mengeluhkan kurangnya fasilitas seperti meja jualan. Prof Udin menyampaikan bahwa pembenahan pasar akan dilakukan secara bertahap, tanpa membebani pedagang kecil.

“Kalau soal meja, nanti kita bantu. Kita rapikan pelan-pelan. Pasar boleh tradisional, tapi tetap harus rapi. Enggak perlu mewah, karena kalau mewah, nanti sewanya mahal dan malah memberatkan pedagang kecil,” jelasnya.

Tak hanya berbicara soal ekonomi rakyat, Prof Udin juga menyentil masalah serius yang menahun di Kota Pangkalpinang: pengelolaan sampah. Ia menyebutkan bahwa kawasan Parit Enam setiap harinya menampung sekitar 120 ton sampah, yang hingga kini belum tertangani dengan baik.

Baca juga  Wali Kota Saparudin Lepas 27 Calon Jemaah Haji di Masjid Raya Tua Tunu

“Bayangkan kalau setahun? Sudah lebih dari 10 tahun tidak dikelola dengan benar. Ini yang membuat kota kita bau, kotor, dan tidak sehat,” kata Prof Udin lantang.

Menurutnya, jika dipercaya memimpin Pangkalpinang, ia akan menjadikan kebersihan kota sebagai prioritas utama. Salah satu langkah konkret yang ia sampaikan adalah mengoptimalkan pengangkutan sampah agar dilakukan setiap hari, bahkan dua kali sehari jika dibutuhkan.

“Kita harus bersihkan kota ini. Sampah harus diangkut tiap hari, kalau perlu dua kali. Kota harus bersih supaya kita sehat. Percuma makan enak, tapi hidup di lingkungan yang bau dan kotor. Kebersihan itu nomor satu,” tegasnya.

Kehadiran Prof Udin di Pasar Hieming bukan hanya sekadar simbol kampanye, tetapi mencerminkan pendekatan langsung kepada rakyat. Ia menunjukkan bahwa pembangunan kota harus dimulai dari hal-hal paling dasar: pasar yang layak, lingkungan yang bersih, dan pengelolaan sampah yang profesional.

Langkah Prof Udin ini menuai simpati dari banyak warga dan pedagang yang hadir. Mereka berharap, jika kelak terpilih, Prof Udin bisa benar-benar membawa perubahan nyata bagi Kota Pangkalpinang.

“Saya senang beliau datang langsung, tidak hanya bicara di media. Mudah-mudahan ini bukan cuma janji, tapi benar-benar dijalankan,” ujar salah satu pedagang sayur, Ibu Lina.

Dengan komitmen yang kuat dan pendekatan yang membumi, Prof Udin semakin memantapkan langkahnya sebagai calon pemimpin yang peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Pilkada Pangkalpinang 2025 pun semakin menarik untuk diikuti, karena rakyat kini punya harapan baru untuk kota yang bersih, tertata, dan manusiawi. (YG)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!