Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

Perkuat Sinergi Manajemen dan Karyawan, Riki Febriansyah Kembali Pimpin IKT PT TIMAH Periode 2026–2029

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Memperkuat sinergi dan kolaborasi antara manajemen dan karyawan menjadi salah satu kunci bagi PT TIMAH (Persero) Tbk dalam menghadapi dinamika industri pertimahan sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Karyawan Ikatan Karyawan TIMAH (MUSKAR IKT) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston, Jumat hingga Minggu (30 Oktober–1 November 2026). Dalam forum tersebut, Riki Febriansyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Karyawan TIMAH (IKT) untuk periode 2026–2029.

Terpilihnya kembali Riki menjadi momentum untuk melanjutkan penguatan organisasi, mempererat komunikasi antara karyawan dan manajemen, serta memperjuangkan aspirasi karyawan sejalan dengan upaya menjaga keberlangsungan perusahaan.

Mengusung tema “Tegakkan Marwah IKT, Bersama Kita Tumbuh untuk Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan PT TIMAH (Persero) Tbk Menggapai Kejayaan”, MUSKAR IKT 2026 juga menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus merumuskan arah kepemimpinan dan program kerja IKT untuk tiga tahun mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, Harry Budi Sidarta, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, serta jajaran pengurus IKT wilayah dan peserta MUSKAR.

Dalam sambutannya, Harry Budi Sidarta mengatakan industri pertimahan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek regulasi, tata kelola pertambangan, pertambangan rakyat hingga tuntutan transformasi perusahaan.

Baca juga  Surat Edaran Wali Kota Pangkalpinang Tegaskan Pengaturan, Bukan Larangan Hiburan Ramadan

Menurutnya, periode 2026–2027 menjadi fase penting bagi PT TIMAH untuk melakukan pembenahan dan penyesuaian organisasi agar semakin adaptif dalam menghadapi perubahan industri.

“Perahu PT TIMAH saat ini sedang menghadapi gelombang besar dinamika industri pertimahan. Karena itu, dibutuhkan kekompakan dan sinergi antara manajemen dengan seluruh karyawan untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.

Harry menilai, karyawan merupakan bagian penting dalam proses transformasi perusahaan karena memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi operasional dan berbagai tantangan di lapangan. Oleh sebab itu, aspirasi yang disampaikan karyawan melalui berbagai saluran komunikasi menjadi masukan berharga bagi Direksi dalam menentukan kebijakan perusahaan.

“IKT harus menjadi mitra strategis manajemen. Bukan hanya menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan karyawan, tetapi juga turut memperjuangkan keberlangsungan perusahaan. Kita harus saling memahami, saling mendukung, dan kompak menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar perusahaan,” jelasnya.

Ia juga berharap IKT dapat memperluas perannya dalam membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan serta menyampaikan aspirasi secara konstruktif demi mendukung kemajuan dan keberlanjutan PT TIMAH.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, mengapresiasi pelaksanaan MUSKAR IKT 2026. Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan pentingnya membangun keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan perusahaan.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!