Wali Kota Saparudin Dorong Petani dan Peternak Masuk Pasar Pangan Murah

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID— Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin Masyarif mendorong petani dan peternak lokal ikut mengambil bagian dalam kegiatan pasar pangan murah yang digelar di Kota Pangkalpinang.
Menurut Saparudin, keterlibatan kelompok masyarakat produktif tersebut penting agar komoditas pangan lokal seperti cabai, sayuran, buah-buahan hingga hasil ternak dapat langsung dipasarkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
Dorongan itu disampaikan Saparudin saat meninjau pelaksanaan Bazar UP2K, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Taman Mandara Kota Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026) pagi.
“Saya minta dinas dan camat untuk bisa mengadakan kegiatannya secara rutin dan mengambil tempat-tempat di wilayah yang memang masyarakatnya membutuhkan pangan murah,” ujar Saparudin.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga meminta perangkat daerah tidak hanya mengandalkan produk UMKM yang selama ini telah dipasarkan melalui kelompok PKK. Ia ingin rantai pasok pangan lokal diperluas dengan melibatkan petani dan peternak sebagai produsen.
“Kalau ada kelompok-kelompok yang misalnya memelihara ayam, mungkin bisa dijual ayamnya di sini,” katanya.
Ia menilai, skema tersebut dapat memberikan manfaat ganda. Masyarakat memperoleh lebih banyak pilihan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sementara petani dan peternak mendapatkan ruang pemasaran langsung untuk produk mereka.
Saparudin mengapresiasi kolaborasi kelompok PKK dari berbagai kecamatan yang telah ikut memasarkan produk UMKM. Menurutnya, pola tersebut dapat membantu memangkas jalur distribusi sehingga harga yang diterima masyarakat bisa lebih murah.
“Menurut saya ini satu gerakan yang sangat baik. Kegiatan ini kemudian ada cek kesehatan gratis juga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan GPM dan bazar tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pemerintah kota diminta memperluas pelaksanaannya secara rutin dan bergilir dengan memilih lokasi berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Selain cabai, sayuran, buah dan hasil ternak, Saparudin membuka peluang bagi berbagai kelompok masyarakat produktif untuk ikut dalam kegiatan tersebut. Dengan semakin banyak produsen lokal yang terlibat, pilihan komoditas bagi masyarakat juga diharapkan semakin beragam.
Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan turut menjaga perputaran ekonomi di tingkat lokal. Produk masyarakat tidak hanya memperoleh akses pasar, tetapi transaksi yang terjadi juga dapat mendorong aktivitas ekonomi di Kota Pangkalpinang.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kita dan menimbulkan perekonomian di Kota Pangkalpinang,” harapnya.
Kegiatan Bazar UP2K, GPM dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diinisiasi TP PKK Kota Pangkalpinang. Hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Hj. Susanti Saparudin, SE, Kepala DP3AKB, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, Camat Taman Sari serta Lurah Kejaksaan.
Pemkot Pangkalpinang selanjutnya mendorong perangkat daerah, kecamatan, kelurahan dan TP PKK memperkuat koordinasi untuk menghadirkan kegiatan serupa di sejumlah wilayah, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi petani, peternak dan pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya langsung kepada masyarakat. (GM)





