Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

15.605 Warga Rasakan Manfaat TJSL PT TIMAH hingga Semester I 2026

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Sebanyak 15.605 masyarakat telah merasakan manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH (Perser) Tbk hingga Semester I 2026.

Program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi hingga sosial kemasyarakatan. Pelaksanaannya menyasar masyarakat di wilayah operasional perusahaan yang meliputi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau dan Jakarta.

Program TJSL PT TIMAH dilaksanakan secara terintegrasi dengan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Di bidang pendidikan, perusahaan menjalankan Pemali Boarding School dan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara sektor lingkungan mencakup Program Kolong Terintegrasi, penanaman mangrove serta Program 1.000 Pohon untuk Negeri. Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian ekosistem.

Di bidang kesehatan, PT TIMAH menghadirkan Program Oto Sihat atau Mobil Sehat yang memberikan akses layanan kesehatan lebih dekat kepada masyarakat. Ada pula Program Kemunting yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi serta dukungan kepada masyarakat.

Upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dilakukan melalui Program Ketahanan Pangan dan Koperasi Binaan. Program ini mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal dan membangun kemandirian secara berkelanjutan.

Sedangkan melalui PUMK, PT TIMAH memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro dan kecil melalui pembiayaan UMK bekerja sama dengan BRI sesuai ketentuan Kementerian BUMN, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan workshop, serta pameran dan promosi produk UMK binaan.

Hingga Semester I 2026, realisasi program unggulan PUMK mencapai 8 dari target 16 kegiatan atau sebesar 50 persen dari target tahunan.

Program TJSL juga mencakup pelestarian budaya lokal melalui Program Pelestarian Adat Gebong Mamarong. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, PT TIMAH menjalankan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak dan sehat.

Baca juga  PT TIMAH Tbk Tanam 5.000 Mangrove di Rebo, Pulihkan Ekosistem Pesisir Bangka

Salah satu penerima manfaat, Maryati, warga Belitung, mengaku bersyukur mendapat bantuan rekomendasi rumah dari PT TIMAH. Kondisi rumahnya sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, termasuk bagian dapur yang roboh.

“Dapur sudah roboh, kalau hujan takut tertimpa kayu dan seng. Kalau angin kencang kami takut sekali dan hanya bisa berdoa demi keselamatan. Karena hampir sebagian rumah sudah rusak,” ungkap Maryati.

Ia mengatakan kondisi rumah tersebut membuat dirinya selalu khawatir ketika hujan maupun angin kencang. Bahkan saat hujan, air masuk ke dalam rumah hingga membuat kasur basah.

“Saya sering berdoa, siapa ya yang akan membantu kami untuk memperbaiki rumah ini. Kalau mau memperbaiki sendiri tidak mungkin. Karena sudah tua dan tidak punya biaya,” katanya.

Manfaat program juga dirasakan Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Ketua Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Jumari, mengatakan bantuan PT TIMAH digunakan untuk membeli jaring sesuai kebutuhan nelayan.

“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH kami manfaatkan untuk membeli jaring bagi nelayan. Jaring yang dibeli disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, yaitu untuk menangkap ikan biang dan ikan lome,” kata Jumari.

Dukungan di bidang pendidikan turut dirasakan siswa Pemali Boarding School PT TIMAH, Ulfia Maharani. Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengejar cita-cita sekaligus membantu meringankan beban orang tua.

“Terima kasih PT TIMAH yang telah mendukung pendidikan saya dan bisa membantu meringankan beban orang tua saya. Ini kesempatan bagi saya untuk memberikan prestasi terbaik,” ucap Ulfia.

Ulfia menargetkan melanjutkan pendidikan ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan mengambil program studi Psikologi.

Melalui berbagai program tersebut, TJSL PT TIMAH tidak hanya diarahkan untuk memberikan bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup, kemandirian ekonomi, akses pendidikan dan kesehatan, serta keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Sumber : www.timah.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!