Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Gubernur Hidayat Arsani Dorong Babel Siaga, Karhutla Dipantau 24 Jam

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mendorong penguatan kesiapsiagaan bencana melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah konkret yang diinisiasinya adalah menghadirkan Babel Siaga, layanan berbasis web untuk mempercepat informasi, pelaporan kejadian darurat, dan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Layanan yang dapat diakses melalui www.babelsiaga.com tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai informasi kebencanaan sekaligus melaporkan kejadian darurat secara cepat dan mudah tanpa harus mengunduh aplikasi khusus maupun membuat akun.

Babel Siaga dilengkapi sistem deteksi lokasi otomatis berbasis Global Positioning System (GPS). Ketika masyarakat membuat laporan, sistem akan mendeteksi koordinat lokasi pelapor dan membantu mengarahkan laporan kepada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sesuai wilayah kerja.

Salah satu fitur utama Babel Siaga adalah pemantauan titik panas karhutla selama 24 jam. Sistem memanfaatkan data satelit NASA dan Himawari untuk memantau sebaran hotspot di wilayah Kepulauan Bangka Belitung melalui peta digital yang diperbarui secara berkala setiap 10 menit.

Masyarakat juga dapat mengaktifkan fitur peringatan dini pada menu “Titik Panas Satelit”. Setelah diaktifkan, pengguna akan memperoleh notifikasi pada ponsel ketika sistem mendeteksi titik panas baru.

Fitur tersebut diharapkan mampu mempercepat deteksi potensi karhutla sehingga informasi dapat segera diteruskan kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan sejak dini.

Selain pemantauan hotspot, Babel Siaga menyediakan sejumlah informasi pendukung, antara lain prakiraan cuaca, potensi hujan harian, kondisi pasang surut air laut, peta kawasan rawan bencana, hingga saluran pelaporan kejadian darurat.

Baca juga  Sinergi Polri–Dinkes–Damkar, Bhabinkamtibmas Basel Dilatih Tindakan Darurat

Mekanisme pelaporan juga dibuat sederhana. Masyarakat cukup membuka portal Babel Siaga melalui browser ponsel, mengizinkan akses GPS, memilih jenis kejadian darurat, mengisi nama pelapor, kemudian mengirimkan laporan melalui WhatsApp menggunakan draf pesan otomatis yang telah disiapkan sistem.

Dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera, masyarakat juga dapat menghubungi petugas melalui kontak darurat yang tersedia pada layanan tersebut.

Keunggulan lainnya, Babel Siaga tidak mengharuskan masyarakat mengunduh aplikasi tambahan. Layanan dapat diakses secara gratis melalui peramban dan dapat ditambahkan ke layar utama ponsel agar lebih mudah dijangkau ketika terjadi keadaan darurat.

Bahkan, daftar nomor telepon darurat tetap dapat diakses ketika koneksi internet mengalami gangguan.

Melalui Babel Siaga, Pemprov Babel berupaya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih responsif, berbasis data, dan melibatkan masyarakat.

Inovasi yang diinisiasi Gubernur Hidayat Arsani ini sekaligus mendorong masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut berperan aktif dalam mendeteksi dan melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Khusus ancaman karhutla, kecepatan informasi menjadi faktor penting. Deteksi titik panas lebih awal, laporan masyarakat yang akurat berdasarkan lokasi, serta respons petugas yang lebih cepat diharapkan dapat mencegah kejadian berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Babel Siaga menjadi salah satu upaya Pemprov Babel memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan mengedepankan teknologi: deteksi lebih dini, lapor lebih cepat, dan bertindak lebih tepat. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!