Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

PT SMB Tanggung Iuran JKN 952 Warga Lima Desa di Simpang Rimba

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – PT Synergy Maju Bersama (SMB) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat dengan berpartisipasi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kerja sama bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan BPJS Kesehatan.

Direktur PT SMB, Senja Nirwana, mengatakan program yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tersebut merupakan langkah positif dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Ini program yang sangat bagus, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kita semua dibutuhkan untuk berperan aktif dalam mensejahterakan seluruh elemen masyarakat,” kata Senja, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, PT SMB menyambut baik pelaksanaan program JKN tersebut. Namun, perusahaan berharap penyaluran bantuan kepesertaan dilakukan secara tepat sasaran agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program serupa.

“Tentunya program ini harus tepat sasaran, artinya jangan sampai tumpang tindih. Itu harapan dari perusahaan,” ujarnya.

Senja menjelaskan, pada awalnya PT SMB bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyepakati bantuan kepesertaan JKN untuk sekitar 400 warga di dua desa di Kecamatan Simpang Rimba.

Namun, saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU), perusahaan memutuskan menambah jumlah penerima manfaat secara signifikan hingga mencapai 952 peserta yang tersebar di lima desa, yakni Desa Permis, Rajik, Sebagin, Bangka Kota, dan Simpang Rimba.

Baca juga  Petani Desa Rias Protes Bibit Padi Tak Berkualitas, DPRD Babel Segera Panggil Dinas Terkait

“Kemarin dengan pihak Pak Sekda itu kurang lebih 200 orang kali dua desa, sekitar 400 orang. Namun pada hari itu kami menambah menjadi 952 peserta yang meng-cover lima desa, yaitu Permis, Rajik, Sebagin, Bangka Kota, dan Simpang Rimba dengan total anggaran Rp199.920.000,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa desa di Kecamatan Simpang Rimba yang belum dapat diakomodasi dalam program tersebut.

“Masih ada beberapa desa di Kecamatan Simpang Rimba yang belum terakomodir oleh kami. Mudah-mudahan seiring perkembangan usaha perusahaan, semuanya dapat terakomodasi,” katanya.

Senja berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran PT SMB sebagai perusahaan pertambangan tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

“Harapan kami program ini bisa berkesinambungan. Kami ingin membuktikan bahwa SMB merupakan perusahaan pertambangan yang memperhatikan, mengayomi, dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin kekayaan alam Bangka Belitung dapat dinikmati secara berkeadilan oleh masyarakat,” tutupnya. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!