Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Bunda Susanti Tinjau Posyandu Mentari 1, Temukan Dua Anak Butuh Penanganan Khusus

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Pangkalpinang, Bunda Susanti Saparudin, melakukan kunjungan ke Posyandu Mentari 1, Kelurahan Ketapang, Selasa (5/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Susanti meninjau pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berjalan di Posyandu Mentari 1 yang berada di RT 1 RW 2 Kelurahan Ketapang.

“Hari ini kegiatan seperti biasa melihat enam SPM yang telah berjalan di sini. Kita berada di Posyandu Mentari 1 Kelurahan Ketapang. Karena di sini ada beberapa posyandu, jadi jumlah balita yang datang tidak begitu banyak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bunda Susanti mengungkapkan pihaknya menemukan dua anak yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.

Salah satunya merupakan anak berusia tujuh tahun yang lahir prematur dan memiliki penyakit genetik sehingga berisiko mengalami stunting. Saat ini anak tersebut masih menggunakan alat bantu untuk makan.

“Tadi kami menemukan ada dua anak yang harus ditindaklanjuti dan membutuhkan perhatian khusus. Salah satunya anak yang sejak lahir prematur dan memiliki penyakit genetik. Saat ini masih menggunakan alat bantu makan dan berisiko stunting,” jelasnya.

Baca juga  Noni Hidayat Arsani: Ramadan Momentum Perkuat Sinergi Pemprov dan Pemkot

Menurutnya, kondisi lingkungan dan kesehatan anak tersebut menjadi perhatian tim medis yang turut mendampingi kegiatan posyandu.

Bunda Susanti mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dokter dan ahli gizi yang hadir agar kasus tersebut mendapat penanganan lebih lanjut melalui rujukan medis.

Selain itu, pihaknya juga menemukan seorang anak yang mengalami kelainan bawaan tidak memiliki lubang anus sejak lahir. Anak tersebut sebelumnya telah menjalani dua kali operasi di Palembang dan kini masih membutuhkan perhatian lanjutan.

“Tadi juga ada satu anak yang sejak lahir tidak memiliki lubang anus. Sudah dua kali operasi di Palembang dan akan menjadi perhatian khusus untuk ditindaklanjuti lagi,” katanya.

Ia menegaskan TP Posyandu bersama tenaga kesehatan akan terus melakukan pendampingan dan mendorong penanganan medis lanjutan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus tersebut. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!