BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPT Timah

UMKM Kue Rumahan Mama Naya Bolen Berkembang Pesat Berkat Dukungan PT TIMAH

BANGKA, GARUDAMERDEKA.ID — Usaha kue rumahan milik Serli Heryani terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Bisnis yang dirintis sejak tahun 2017 dengan merek Mama Naya Bolen ini awalnya hanya diproduksi secara sederhana dari dapur rumahnya di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Namun, setelah bergabung sebagai mitra binaan pada 2024, usahanya berkembang pesat berkat dukungan pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha.

Tak hanya memproduksi bolen, kini Serli telah memperluas varian produknya, mulai dari brownies, kue bolu, lapis legit, hingga aneka kue kering. Meski demikian, bolen tetap menjadi produk unggulan dengan berbagai pilihan rasa seperti keju, cokelat, teh hijau, stroberi, dan tiramisu, dengan varian cokelat serta cokelat keju sebagai favorit pelanggan.

Saat ini, kapasitas produksi bolen mencapai hingga 20 kotak per hari. Permintaan pun terus meningkat, terutama menjelang hari-hari besar dan musim liburan.

Selain bolen, Serli juga menawarkan berbagai varian brownies seperti brownies original, fudgy, dan keju dengan beragam topping, serta kue bolu matcha, kue singkong fermentasi, kue pandan, hingga kue kering seperti sagu keju dan thumbprint.

Peningkatan produksi ini didukung oleh tambahan peralatan usaha seperti oven dan etalase yang diperoleh melalui program pinjaman PUMK. Fasilitas tersebut membuat proses produksi menjadi lebih optimal dan berdampak langsung pada peningkatan penjualan.

Baca juga  PT Timah Tbk Tebar Kebahagiaan di Ramadan 1446 H, Bantu Perbaikan Musala di Belitung Timur

“Alhamdulillah, sejak menjadi mitra binaan, bisnis saya berkembang pesat. Penjualan meningkat, terutama saat musim liburan tahun ini,” ujar Serli.

Tak hanya bantuan modal, Serli juga mendapatkan pelatihan manajemen keuangan dari PT TIMAH, yang membantunya dalam mengelola arus kas serta merencanakan pengembangan usaha secara lebih matang.

Dalam menjalankan usahanya, ia tetap menjaga kualitas produk dengan memastikan proses produksi yang higienis serta rasa yang konsisten. Hal ini menjadi kunci utama dalam mempertahankan pelanggan di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Untuk pemasaran, selain penjualan langsung, Serli memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook, serta layanan pemesanan melalui WhatsApp. Ia juga telah mengembangkan jaringan reseller di beberapa wilayah, termasuk Pangkalpinang, Jebus, hingga Batam.

Ke depan, Serli berharap dukungan dari PT TIMAH terus berlanjut, baik dalam bentuk pendanaan maupun promosi, agar usahanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH. Tanpa program ini, usaha saya mungkin tidak akan berkembang seperti sekarang,” ungkapnya.

Ia pun mengajak para pelaku UMKM lainnya untuk tetap semangat, konsisten, dan menjaga kualitas produk demi keberlanjutan usaha. (Tri)

Sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!