Kadinkes Bangka Selatan Siap Benahi Komunikasi Pelayanan di RSUD

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, menegaskan komitmennya untuk membenahi komunikasi pelayanan di rumah sakit daerah (RSUD) Junjung Besaoh sebagai bagian dari evaluasi terhadap keluhan masyarakat.
Hal ini disampaikan menyusul adanya aduan warga yang beredar di media sosial terkait pelayanan kesehatan. Menurut dr. Agus, setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh jajaran Dinas Kesehatan bersama pihak rumah sakit.
“Setiap ada keluhan, kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan persoalan dapat segera diselesaikan. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, persoalan yang terjadi umumnya bukan pada sistem layanan, melainkan lebih kepada kurangnya komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien.
Padahal, menurutnya, rumah sakit telah memiliki sistem manajemen pengaduan yang dapat diakses masyarakat, termasuk layanan nomor pengaduan resmi.
“Fasilitas pengaduan sebenarnya sudah tersedia di RSUD. Namun, tidak semua pasien mengetahui atau memahami cara mengaksesnya, sehingga komunikasi menjadi kurang optimal,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pembenahan secara menyeluruh, khususnya dalam meningkatkan kualitas komunikasi tenaga medis kepada pasien agar informasi dapat tersampaikan dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Ini menjadi koreksi bagi kami. Ke depan, dokter dan tenaga kesehatan harus lebih peduli dan lebih komunikatif dalam memberikan penjelasan kepada pasien,” tegasnya.
Di sisi lain, dr. Agus memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Bangka Selatan, termasuk di RSUD, tetap berjalan aman dan masyarakat tidak perlu khawatir.
Warga tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, bahkan cukup menggunakan KTP atau Kartu Keluarga (KK) di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sementara untuk pelayanan lanjutan di rumah sakit, tetap harus melalui sistem rujukan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga terus mendorong peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat mendapatkan jaminan layanan kesehatan yang optimal.
Upaya pembenahan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus mencegah terulangnya keluhan serupa di masa mendatang. (Eboy)





