Operasi Pekat Menumbing Polres Basel Ungkap Pencurian Motor hingga Miras Ilegal

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Kepolisian Resor Bangka Selatan berhasil mengungkap sejumlah tindak kriminal mulai dari pencurian sepeda motor, pencurian fasilitas sekolah hingga peredaran minuman keras ilegal dalam pelaksanaan Operasi Pekat Menumbing 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakapolres Bangka Selatan, Kompol Muhammad Ridwan saat memimpin konferensi pers di Aula Satya Sanika Polres Bangka Selatan, Jumat (6/3/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap delapan kasus kejahatan dengan mengamankan 12 orang tersangka.
“Dari total tersangka yang diamankan, tiga orang merupakan Target Operasi (TO) dan sembilan lainnya Non-TO. Seluruh tersangka dipastikan bukan residivis,” kata Kompol Ridwan.
Ia menjelaskan, salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian sepeda motor dan handphone di Desa Payung yang melibatkan tersangka SH alias SUS. Selain itu, polisi juga mengamankan ER (36) yang diduga mengedarkan minuman keras tanpa izin di wilayah Toboali.
Sementara itu, dua tersangka lainnya yakni AJ (36) dan IN (49) diamankan karena melakukan pencurian kabel serta fasilitas sekolah di SMP Negeri 3 Payung. Polisi juga mengamankan HY (22) yang melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Toboali.
Selain itu, seorang pria berinisial NS (48) turut diamankan karena menjual minuman keras di kawasan Pelabuhan Sadai.
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan empat remaja di bawah umur berinisial NT, JP, SB dan NN yang terlibat kasus pengeroyokan dengan motif sakit hati.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor jenis Honda Vario, Honda Beat Street dan Yamaha Xeon, dua unit telepon genggam, ratusan botol minuman keras berbagai merek seperti Cap Kucing, Anggur Merah, Black Jack dan Bir Bintang, serta alat-alat yang digunakan pelaku dalam melakukan pencurian seperti tang potong dan tangga.
Wakapolres Bangka Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan arus mudik.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan aktivitas yang mencurigakan,” pungkasnya. (Eboy)





