Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Bangun Inovasi Berbasis Sejarah, Wali Kota Dorong OPD Pangkalpinang Bukukan Capaian Kinerja

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Masyarif, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membangun inovasi pemerintahan berbasis rekam jejak sejarah dengan cara menghimpun dan mendokumentasikan capaian kinerja Pemerintah Kota Pangkalpinang sejak 1958 hingga saat ini.

Menurut Saparudin, Pangkalpinang memiliki perjalanan panjang pembangunan sejak dipimpin Wali Kota pertama, Raden Abdullah. Namun, banyak kebijakan dan program strategis yang belum tercatat secara sistematis, sehingga berpotensi hilang seiring pergantian kepemimpinan.

“Sejarah pemerintahan kota ini panjang. Kalau tidak kita dokumentasikan dengan baik, maka pengalaman berharga itu akan hilang. Padahal, dari sanalah inovasi bisa lahir,” ujar Saparudin, Kamis (12/2/2026).

Ia menilai, dokumentasi capaian kinerja bukan hanya soal mengarsipkan masa lalu, tetapi menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Program-program lama yang terbukti berhasil dapat dikaji ulang dan dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Wali Kota yang akrab disapa Prof Udin tersebut juga menekankan bahwa dokumentasi yang rapi akan membantu OPD dalam melakukan evaluasi kinerja secara objektif. Dengan data historis yang lengkap, perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih terukur dan berbasis bukti.

Lebih jauh, Saparudin membuka peluang agar hasil dokumentasi disusun menjadi karya ilmiah atau buku komprehensif yang mencerminkan perjalanan pembangunan Kota Pangkalpinang. Ia bahkan mendorong agar karya tersebut didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Baca juga  Polres Bangka Selatan Gelar Patroli Skala Besar, Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Pilkada Ulang

“Kalau sudah menjadi buku dan memiliki HAKI, itu menunjukkan bahwa birokrasi kita tidak hanya bekerja, tetapi juga menghasilkan karya intelektual yang bernilai,” tutur Prof Udin.

Selain aspek inovasi dan tata kelola, Saparudin menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia di lingkungan birokrasi. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas aparatur agar mampu beradaptasi dengan perubahan.

Ia juga mengingatkan OPD agar tidak terjebak dalam rutinitas administratif. Setiap program, kata dia, harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

“Jangan berhenti pada rutinitas. Kita harus berani berpikir jauh ke depan dan menghasilkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Prof Udin.

Dengan langkah tersebut, Prof Udin berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat membangun pemerintahan yang akuntabel, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memiliki identitas kelembagaan yang kuat dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (YG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!