Novika Sukses Kembangkan Kerupuk Kulit “WanMiQ” Berkat Dukungan PT TIMAH Tbk

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Keinginan sederhana untuk menikmati kerupuk kulit sapi justru menjadi awal perjalanan usaha Novika, perempuan asal Tasikmalaya yang kini sukses mengembangkan produk kerupuk kulit dengan merek WanMiQ.
Saat pertama kali tinggal di Bangka, ia kesulitan menemukan kerupuk kulit sapi, hingga akhirnya memutuskan untuk membuat sendiri dan menjadikannya peluang usaha.
“Saya datang ke Bangka tahun 2009. Suatu hari ingin makan kerupuk kulit sapi, tapi ternyata di sini belum banyak yang menjual. Dari situlah saya terpikir untuk membuat sendiri,” kenang Novika.
Dorongan untuk menambah penghasilan keluarga juga menjadi alasan kuat bagi Novika merintis usaha ini. Ia ingin memiliki aktivitas produktif yang dapat menopang ekonomi rumah tangga.
“Sebagai perempuan, saya ingin ikut menopang ekonomi keluarga. Saya tipe orang yang tidak bisa diam. Jadi saya mulai usaha kerupuk kulit sapi dan memberi nama WanMiQ, gabungan dari nama dua anak saya, Zahwan dan Miqbar,” ujarnya.
Melihat peluang yang menjanjikan, pada 2019 Novika memberanikan diri mengajukan pinjaman modal melalui Program Mitra Binaan PT TIMAH Tbk. Ia mengaku sangat terbantu karena prosesnya mudah dan cepat, sehingga modal dapat segera digunakan untuk membeli bahan baku utama, yakni kulit sapi.
Meski telah memiliki usaha, Novika tetap menjalankan profesinya sebagai guru SD di Bangka Tengah. Dengan rutinitas mengajar dari pagi hingga sore, ia melibatkan adiknya dalam proses produksi dan pemasaran. Sementara untuk pengemasan, ia dibantu satu karyawan.
“Saya di sekolah dari jam tujuh sampai jam tiga sore. Jadi saya bekerja sama dengan adik untuk mengurus produksi dan pemasaran, sedangkan bagian packing dibantu karyawan,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas produknya, Novika menggunakan kulit sapi asli tanpa campuran. Proses pengolahan dilakukan secara alami, mulai dari mencuci, membersihkan, merebus, hingga menjemur sebelum digoreng menggunakan teknik dua kompor agar kerupuk mengembang sempurna. Hasilnya, kerupuk WanMiQ dikenal kopong, renyah, gurih alami, dan tidak berbau amis.
Sebagai Mitra Binaan PT TIMAH Tbk, Novika mendapatkan banyak peluang untuk memperkenalkan produknya melalui berbagai pameran UMKM. Pameran tersebut membuat WanMiQ semakin dikenal dan kini tersedia di pasar tradisional, toko oleh-oleh, hingga toko buah.
“PT TIMAH Tbk menjadi jembatan promosi bagi saya. Beberapa kali diajak ikut pameran UMKM, akhirnya produk saya dikenal luas,” ungkapnya.
Selain bantuan modal dan promosi, Novika juga mendapatkan pelatihan pengembangan usaha serta dukungan pemasaran. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat berarti dalam membantu perkembangan bisnisnya.
“Terima kasih PT TIMAH Tbk yang selalu membantu UMKM. Semoga dukungannya ke depan semakin banyak, karena saya ingin usaha ini berkembang lebih besar dan punya cabang,” harapnya.
Ke depan, Novika berencana menambah varian rasa kerupuk—yang saat ini tersedia dalam rasa original dan pedas—serta membuka cabang WanMiQ di Pulau Belitung. (Shin)
sumber : www.timah.com





