Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPT Timah

PT Timah Perkuat Budaya Keselamatan Kerja dengan Inovasi Teknologi di Tambang

PANGKALPINANG – PT Timah terus berkomitmen meningkatkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam operasionalnya, Jumat (21/02/2025).

Sebagai perusahaan pertambangan timah terbesar di Indonesia, PT Timah menerapkan berbagai inovasi teknologi guna mencegah kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

Direktur Operasi dan Produksi PT Timah, Nur Adi Kuncoro, mengungkapkan bahwa perusahaan secara aktif mengembangkan sistem pencegahan fatality dengan memanfaatkan teknologi canggih.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Integrated Conventional Slope Monitoring (ICSM) yang dipasang di setiap lereng tambang dengan ketinggian lebih dari 6 meter atau yang tergolong berisiko tinggi.

Tak hanya bagi operasional internal, inovasi keselamatan ini juga diterapkan pada mitra usaha penambangan PT Timah.

Perusahaan mewajibkan Kapal Isap Produksi (KIP) Mitra PJP untuk memasang echosounder, alat monitoring lereng atau dinding kolong kerja, guna menghindari risiko tertimbun atau terjepit ladder di lokasi tambang.

Sebagai langkah digitalisasi sistem keselamatan, PT Timah mengimplementasikan Safety Management Systems (SMS).

Sistem ini mewajibkan Penanggung Jawab Operasional (PJO) untuk melaporkan kondisi kerja setiap minggu melalui aplikasi berbasis online. Dengan sistem ini, pengawasan terhadap potensi risiko di area tambang dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Baca juga  Pimda PKN Babel: Itu Manuver Pribadi, Bukan Sikap Resmi Partai

Selain teknologi, PT Timah juga membentuk kembali Tim Transformasi Budaya K3 yang bertugas mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko di seluruh ruang lingkup operasional. Tim ini berperan dalam memastikan bahwa setiap karyawan dan mitra usaha menjalankan protokol keselamatan dengan baik.

Dalam rangka Peringatan Bulan K3 Nasional 2025, PT Timah menggelar berbagai kegiatan guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja. Beberapa kegiatan tersebut meliputi lomba K3, apel keselamatan di seluruh wilayah operasional, seminar keselamatan pertambangan, dan program edukasi lainnya.

Nur Adi menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bertanggung jawab.

“Mari kita semua menciptakan budaya kerja yang aman dan bertanggung jawab. Implementasikan budaya K3 dalam setiap tugas dan selalu laporkan potensi risiko untuk mencegah kecelakaan kerja,” pesannya.

Dengan berbagai langkah inovatif ini, PT Timah membuktikan komitmennya dalam menjaga keselamatan pekerja dan menciptakan standar kerja yang lebih aman, demi mendukung keberlanjutan industri pertambangan timah di Indonesia. (Shin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!