Gubernur Hidayat Arsani: Pemulihan Korban Jadi Prioritas, Pembangunan 245 Rumah Menyusul

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan pemulihan kondisi warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi prioritas pemerintah sebelum pembangunan kembali rumah yang hangus terbakar direalisasikan.
Hingga Rabu (14/10/2026), tercatat sebanyak 245 rumah warga terbakar dalam musibah tersebut. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama masyarakat dan berbagai pihak terus mengupayakan penanganan untuk membantu warga bangkit dari bencana.
Penegasan itu disampaikan Hidayat saat mengikuti siaran langsung Metro TV dari Ruang Video Konferensi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang.
Dalam kesempatan tersebut, Hidayat menyampaikan bahwa kebutuhan dasar korban, mulai dari konsumsi, sembako hingga layanan kesehatan, telah tertangani. Pemerintah kini mulai mengarahkan perhatian pada pemulihan kehidupan warga dan rencana pembangunan kembali rumah yang terbakar.
“Sampai hari ini, terdata 245 rumah yang terbakar. Alhamdulillah, kebutuhan konsumsi, sembako, dan kesehatan semuanya aman teratasi. Sekarang fokus kita adalah membangun kembali rumah warga yang hangus,” ujar Hidayat.
Ia menjelaskan, proses pemulihan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, pemerintah mendorong semangat gotong royong masyarakat sekaligus menggalang donasi untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.
Menurut Hidayat, pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan kondisi korban harus menjadi perhatian utama sebelum memasuki tahap pembangunan fisik. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan secara bertahap.
“Saya telah mengerahkan masyarakat untuk bergotong royong dan menggalang donasi. Pemulihan warga harus diutamakan sebelum kita masuk ke tahap pembangunan fisik,” tegasnya.
Hidayat juga membuka ruang keterlibatan kalangan pengusaha dan elemen masyarakat lainnya untuk mendukung proses pemulihan permukiman yang terdampak. Ia menilai kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi modal penting dalam menghadapi musibah tersebut.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Saat ini, kami berupaya menyelesaikan penanganan melalui musyawarah, mufakat, dan gotong royong karena masyarakat Bangka Belitung memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi,” ungkapnya.
Untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi, berbagai fasilitas penunjang telah disiagakan, mulai dari tenaga medis, perawat, layanan kesehatan hingga dapur umum yang membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para korban.
Selain penanganan bencana, Gubernur turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), guna mencegah kejadian serupa terulang.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen terus mendampingi warga terdampak dan mengupayakan dukungan dari berbagai pihak agar proses pemulihan berjalan dengan baik.
Dengan kebutuhan dasar yang disebut telah tertangani, harapan berikutnya adalah percepatan pemulihan kehidupan warga serta realisasi pembangunan kembali 245 rumah yang hangus terbakar, sehingga masyarakat Dusun Serdang dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. (GM)





