BNN Basel Perkuat Desa Bersinar, Satgas Anti Narkoba Didorong Masuk Desa

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) hingga tingkat desa dan kelurahan.
Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dalam rangka Fasilitasi Intervensi Sumber Daya Pembangunan Desa yang digelar BNNK Bangka Selatan di Ruang Pertemuan BAPPERIDA Bangka Selatan, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BNNK Bangka Selatan Hendra Amoer bersama jajaran, serta melibatkan sejumlah unsur lintas sektor, mulai dari Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, BAPPERIDA, Dinas Pendidikan, kecamatan, kelurahan, TNI-Polri, perangkat kewilayahan hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama Kelurahan Teladan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangka Selatan Imam Mubarok dalam paparannya menekankan pentingnya peran pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan Desa/Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar).
Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan tenteram sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di desa harus dikelola secara mandiri oleh pemerintah desa bersama masyarakat,” ujar Imam dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan keberhasilan program Desa Bersinar membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat, kolaborasi dengan berbagai pihak serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.
Menariknya, pemberantasan narkoba juga masuk dalam tiga program prioritas DPMD Bangka Selatan pada 2027. Dua prioritas lainnya yakni penataan batas desa dan peningkatan pendapatan asli desa.
Dalam program pemberantasan narkoba, DPMD mendorong terbentuknya Satgas Anti Narkoba di desa-desa sebagai bagian dari penguatan pencegahan narkotika berbasis masyarakat.





