Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

BNN Basel Perkuat Benteng Remaja Masjid, Hendra Amoer: Jadilah Agen Perubahan Lawan Narkoba

Ia juga menjelaskan tiga sifat jahat narkoba yang dapat membuat seseorang terjebak dalam penyalahgunaan, yakni habitual, adiksi, dan toleransi.

“Sifat habitual membuat pengguna memiliki rasa ingin kembali menggunakan narkoba. Sementara adiksi menyebabkan ketergantungan, sedangkan toleransi membuat pengguna membutuhkan dosis yang semakin meningkat untuk mendapatkan efek yang sama,” ungkap Hendra Amoer.

Karena itu, edukasi sejak usia remaja dinilai penting sebagai langkah awal membangun kemampuan untuk menolak dan menjauhi narkoba.

BNNK Bangka Selatan juga berharap kegiatan yang diinisiasi Remaja Masjid Al-Fitrah Teladan AMD tersebut dapat menjadi contoh bagi pengurus masjid lainnya untuk semakin memakmurkan masjid melalui kegiatan positif.

“Masjid diharapkan menjadi ruang yang mampu mengarahkan remaja pada aktivitas produktif, membangun karakter, memperkuat pergaulan positif, sekaligus menjauhkan generasi muda dari lingkungan yang berpotensi membawa mereka pada penyalahgunaan narkoba,” tutur Hendra Amoer.

Baca juga  PT TIMAH Bantu Khitanan Massal di Air Gantang, Ringankan Beban Warga

Melalui sosialisasi P4GN ini, para Remaja Masjid Al-Fitrah diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu melindungi diri dan lingkungan sekitarnya.

Lebih jauh, mereka didorong untuk mengajak teman sebaya dan remaja lainnya agar bersama-sama berani mengatakan tidak terhadap narkoba.

“Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda Bangka Selatan yang sehat, berkarakter, produktif, serta memiliki ketahanan diri terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” pungkas Hendra Amoer. (GM)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!