Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Hindari Sikap “Sekaker”, Perkuat Budaya Zakat dan Sedekah

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus mendorong penguatan kepedulian sosial melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Masyarif, saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan kepada 500 mustahik yang dilaksanakan Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Baznas Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Prof Udin, sapaan akrab Wali Kota, menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat kurang mampu serta menjadi salah satu solusi untuk mengurangi angka kemiskinan.

“Kalau masyarakat yang mampu mau menyisihkan sebagian rezekinya melalui zakat dan sedekah, insya Allah persoalan kemiskinan bisa kita kurangi bersama,” kata Saparudin.

Ia menyebutkan, Islam telah mengatur secara rinci penerima zakat melalui delapan golongan asnaf sebagaimana tercantum dalam Surat At-Taubah ayat 60, mulai dari fakir, miskin, amil, hingga ibnu sabil.

Menurutnya, semangat berbagi harus terus dibangun agar tercipta rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga di Kota Pangkalpinang.

Pada momen tersebut, suasana acara juga sempat mencair ketika Saparudin menyinggung istilah khas masyarakat Bangka, yakni “sekaker” yang berarti terlalu pelit atau enggan berbagi.

Baca juga  Inovasi Daerah MKDS, Hasil Gagasan BTS Kembali Raih Penghargaan

“Jangan jadi orang sekakar. Rezeki banyak, tapi susah berbagi,” ujarnya sambil tersenyum yang langsung disambut gelak tawa hadirin.

Selain menyalurkan bantuan tunai dan santunan kepada mustahik, Baznas juga memiliki program bantuan rehabilitasi rumah warga hingga bantuan bagi masyarakat yang sedang sakit.

Sementara itu, Asisten Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB, mengatakan sinergi antara Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten/kota terus diperkuat agar bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Baznas Provinsi membantu seluruh wilayah di Bangka Belitung, sedangkan Baznas kabupaten/kota fokus pada masyarakat di daerah masing-masing,” ujar Tarmin.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi motivasi untuk tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa sebagian besar dana yang dikelola Baznas berasal dari zakat ASN yang dipotong rutin setiap bulan sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemkot Pangkalpinang berharap budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga manfaat sosialnya dapat dirasakan lebih luas. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!