Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Reses Hardi Efendi, Pelayanan Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas DPRD Babel

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hardi Efendi menegaskan pelayanan kesehatan masyarakat tetap menjadi salah satu prioritas yang terus diperjuangkan DPRD Babel dalam pembahasan anggaran daerah.

Hal itu disampaikan Hardi Efendi saat menggelar reses masa sidang II tahun sidang II 2026 di Warkop AB, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Sabtu (16/5/2026) malam.

Dalam dialog bersama masyarakat, politisi Partai Gerindra yang duduk di Komisi IV DPRD Babel itu menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah diakses seluruh masyarakat tanpa terkendala persoalan administrasi.

“Kami selalu menjaga kesehatan itu utama. Jangan sampai ada masyarakat yang mau berobat tetapi terkendala alasan administrasi. Ada atau tidak BPJS, tangani dulu masyarakatnya, rawat mereka, baru nanti diatur soal BPJS-nya,” tegas Hardi Efendi.

Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah. Karena itu, DPRD Babel terus berupaya memastikan anggaran kesehatan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Selain membahas sektor kesehatan, Hardi juga menerima berbagai aspirasi masyarakat terkait pendidikan dan lapangan kerja.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima pihaknya, Bangka Belitung masih mengalami kekurangan tenaga pengajar lebih dari 800 orang.

Baca juga  Didit Srigusjaya Pimpin Pelantikan Hardi Effendi Jadi Anggota DPRD Babel

“Yang dibutuhkan itu 3.000 lebih, sementara yang tersedia hanya 2.000 lebih,” ujarnya.

Karena itu, Hardi mendorong generasi muda agar ikut berpartisipasi menjadi tenaga pengajar dengan memenuhi syarat pendidikan dan memiliki sertifikat pendidik agar dapat terdaftar dalam data kementerian terkait.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kalangan anak muda Pangkalpinang yang dinilai mulai berkembang pesat.

Menurutnya, keberadaan warung kopi dan berbagai usaha kreatif yang mulai ramai menjadi peluang besar untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

“Anak muda sekarang harus kita dorong ke arah sana, sehingga ikut membantu menyerap tenaga kerja kita dan bisa mengajak teman-teman yang lain bergabung,” katanya.

Tak hanya itu, Hardi turut menyinggung peluang kerja luar negeri bagi anak muda Bangka Belitung. Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk menambah pengalaman kerja sekaligus melanjutkan pendidikan.

“Harapan kita ke depan, anak muda kita juga bisa sekolah sambil bekerja di sana,” pungkasnya. (GM)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!