Lewat PUMK, PT TIMAH Tbk Dampingi UMKM dari Modal hingga Promosi Nasional

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PUMK). Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, perusahaan secara konsisten melakukan pendampingan UMKM mulai dari permodalan, perizinan, pelatihan, hingga promosi produk ke tingkat nasional.
Melalui program PUMK, PT TIMAH Tbk tidak hanya menyalurkan bantuan permodalan, tetapi juga mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dan berdaya saing. Berbagai kegiatan strategis dilakukan, antara lain fasilitasi perizinan usaha, promosi produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta pemberian bantuan alat produksi kepada UMKM binaan di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas, PT TIMAH Tbk aktif memfasilitasi UMKM binaannya untuk mengikuti berbagai pameran dan bazar berskala lokal hingga nasional. Sepanjang tahun 2025, produk UMKM binaan tampil di sejumlah event strategis seperti Inacraft 2025 di Jakarta, Belitung Expo, Festival Ramadan, Bazar Kampung Ramadan, hingga Bazar HUT ke-49 PT TIMAH Tbk di berbagai daerah.
Tak hanya itu, produk UMKM binaan PT TIMAH Tbk juga dipromosikan dalam berbagai kegiatan tematik, mulai dari festival ekonomi kreatif, kuliner, fesyen, olahraga, hingga pameran kepemudaan. Promosi juga dilakukan di lokasi strategis seperti bandara, kawasan wisata, dan ruang publik, sehingga membuka peluang perluasan jejaring serta peningkatan penjualan bagi pelaku UMKM.
Di sisi peningkatan kapasitas, PT TIMAH Tbk menggandeng Rumah BUMN Belitung dan mitra strategis lainnya untuk menggelar pelatihan dan workshop UMKM. Beragam materi diberikan, mulai dari pemasaran digital, manajemen dan pelaporan keuangan, strategi pengelolaan modal usaha, hingga pelatihan kreatif seperti membatik, ecoprint, dan pengembangan ide bisnis. Ratusan pelaku UMKM mengikuti pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan daya saing usaha.
Selain pelatihan, PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan alat produksi kepada puluhan UMKM binaan di berbagai sektor, seperti kuliner, pertanian, perikanan, kriya, fesyen, hingga ekonomi kreatif. Bantuan yang diberikan antara lain mesin produksi, oven, freezer, mixer, mesin jahit, peralatan pengemasan, serta perangkat pendukung usaha lainnya. Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM guna meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi kerja, dan kualitas produk.
Dalam mendukung legalitas dan kepercayaan pasar, PT TIMAH Tbk turut membantu UMKM binaannya dalam pemenuhan perizinan usaha, seperti izin edar, sertifikasi halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat daya saing produk UMKM di pasar yang lebih luas.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing. Melalui fasilitasi permodalan, perizinan, pameran, pelatihan, hingga bantuan alat produksi, perusahaan ingin UMKM binaan memiliki akses pasar yang lebih luas, kapasitas usaha yang meningkat, serta produktivitas yang berkelanjutan,” ujar Anggi.
Ia menambahkan, program pembinaan UMKM ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pemberdayaan kemandirian dan profesionalisme pelaku usaha.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal di wilayah operasional perusahaan,” katanya.
Program dukungan UMKM melalui PUMK ini sejalan dengan komitmen PT TIMAH Tbk dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan. (Shin)
sumber : www.timah.com





