Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Operasi Patuh 2025 di Toboali, 15 Pengendara Terjaring Razia Gabungan: TNI, Polri, Dishub hingga Jasa Raharja Turun Tangan

TOBOALI, BANGKA SELATAN — Dalam upaya menegakkan aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara, Polres Bangka Selatan menggelar Razia Gabungan Lintas Sektoral dalam rangka Operasi Patuh 2025, Rabu (16/7/2025).

Razia dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB di Jalan Raya Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Kegiatan razia ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bangka Selatan, Iptu Eko Budiatno, SH, dan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi terkait, seperti:

TNI Kodim 0432 Bangka Selatan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangka Selatan

Samsat Kabupaten Bangka Selatan

Jasa Raharja Bangka Selatan

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, melalui PS Kasi Humas Iptu G.J. Budi, SH, mengatakan bahwa razia ini merupakan bagian dari program nasional Operasi Patuh 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini bertujuan menertibkan pengendara yang tidak patuh terhadap aturan lalu lintas serta menciptakan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Bangka Selatan,” ujar Iptu Budi.

Dalam kegiatan ini, petugas memeriksa:

Kelengkapan surat-surat kendaraan (STNK dan SIM),

Komponen standar kendaraan seperti spion, lampu, knalpot, dan plat nomor,

Pelanggaran kasat mata seperti tidak memakai helm, melawan arus, dan kendaraan tanpa plat nomor.

Baca juga  Prof Udin Ziarah ke Makam Bang Zul, Siap Lanjutkan Perjuangan Membangun Pangkalpinang

Hasil Penindakan:

Meskipun tidak ada kendaraan yang diamankan secara fisik, razia tersebut berhasil menjaring 15 pelanggaran, dengan rincian sebagai berikut:

STNK Roda 6 (R6): 8 lembar

STNK Roda 4 (R4): 3 lembar

STNK Roda 2 (R2): 2 lembar

SIM BII: 2 buah

Total Tilang: 15

Tidak ditemukan pelanggaran dari kendaraan roda 10 (R10), serta tidak ada SIM A, SIM BI, maupun SIM C yang diamankan.

Selama proses razia, situasi di lapangan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada kendala berarti dan masyarakat cenderung kooperatif saat diperiksa petugas.

“Kami mengapresiasi pengendara yang sudah tertib, dan bagi yang belum patuh, kami lakukan penindakan sebagai bentuk edukasi dan pencegahan ke depan,” lanjut Iptu Budi.

Operasi Patuh 2025 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta membentuk budaya disiplin berkendara di kalangan masyarakat.

“Dengan keterlibatan lintas sektor seperti TNI, Dishub, Samsat, dan Jasa Raharja, razia ini menjadi sinergi nyata antarlembaga dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas),” pungkas Iptu G.J, Budi.

Kegiatan seperti ini akan terus digelar secara berkala selama masa Operasi Patuh berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan. (Eboy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!