Dari Pelosok Negeri ke Bangka, PT Timah Tbk Buka Jalan Masa Depan untuk 36 Pelajar Terpilih

BANGKA — Jauh dari sorotan, 36 pelajar dari berbagai pelosok tanah air mengemas harapan dalam koper kecil mereka, menyeberangi laut dan daratan, demi sebuah kesempatan langka, beasiswa penuh pendidikan di Pemali Boarding School, program unggulan PT Timah Tbk, Senin (24/7/2025).
Tahun ajaran 2025/2026 menjadi babak baru bagi para pelajar ini. Mereka lolos dalam seleksi ketat program yang digelar di bawah payung tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Timah Tbk, dan akan menempuh pendidikan SMA selama tiga tahun di SMA Negeri 1 Pemali, Bangka, dengan sistem boarding school (asrama).
Para penerima beasiswa datang dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau merupakan wilayah lingkar tambang tempat PT Timah Tbk beroperasi.
Mereka tidak hanya menempuh jalur akademik, tetapi juga melalui proses panjang yang mencakup seleksi administrasi, tes kesehatan, psikotes, tes potensi akademik, serta survei lapangan.
Semua ini dilakukan untuk memastikan mereka siap secara fisik, mental, dan karakter untuk mengikuti pendidikan berbasis asrama yang menekankan disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
Salah satu kisah yang mencuri perhatian adalah milik Sarah Syazana Aghina, gadis 15 tahun dari Kundur, Kepulauan Riau. Ia menempuh perjalanan jauh ke Pulau Bangka seorang diri. Tanpa didampingi keluarga, Sarah meninggalkan rumahnya dengan tekad bulat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
“Saya tahu ini kesempatan besar. Waktu baca tentang program ini, saya langsung bilang ke orang tua: Sarah mau ikut. Meski harus jauh, saya mau buktikan kalau saya bisa mandiri,” ujar Sarah dengan mata berkaca-kaca.
“Alhamdulillah, sekarang saya bisa sekolah dengan fasilitas bagus, tanpa biaya. Terima kasih PT Timah yang sudah memberikan harapan baru untuk saya dan keluarga,” lanjutnya.
Bagi Sarah dan puluhan siswa lain, Pemali Boarding School bukan sekadar sekolah. Ini adalah titik balik kehidupan, tempat mereka ditempa menjadi pribadi yang tangguh, berdaya juang tinggi, dan siap memimpin.
Program ini telah berjalan lebih dari dua dekade, dan menjadi ikon pendidikan unggulan di lingkungan PT Timah Tbk. Dengan sistem pendidikan berasrama, para siswa tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tapi juga dibentuk melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, hingga pelatihan kepemimpinan.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pemali, Eflina, menyampaikan bahwa para penerima beasiswa memiliki karakter unik dan daya tahan mental yang berbeda dibandingkan siswa reguler.
“Anak-anak ini datang dari berbagai latar belakang. Tapi satu hal yang mereka punya sama: semangat untuk berubah. Saya melihat mereka jauh lebih siap, punya daya juang tinggi, dan cepat beradaptasi,” katanya.
Menurut Eflina, sistem asrama yang intensif dalam membentuk karakter membuat anak-anak ini lebih tangguh. Mereka dilatih untuk hidup mandiri, berbagi ruang dengan teman sebaya dari latar belakang berbeda, dan belajar menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab.
Program ini bukan hanya memberi manfaat bagi siswa dan keluarga mereka, tetapi juga memiliki dampak sosial jangka panjang. Dengan mencetak lulusan yang unggul dan berintegritas, PT Timah Tbk secara tidak langsung turut memperkuat kualitas SDM di daerah lingkar tambang menciptakan efek domino pembangunan manusia.
PT Timah Tbk sendiri menegaskan bahwa program beasiswa Pemali Boarding School merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan pendidikan nasional, khususnya di daerah operasional.
“Kami ingin menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dari wilayah tempat kami beroperasi. Mereka akan jadi agen perubahan di daerahnya masing-masing,” kata salah satu perwakilan PT Timah Tbk dalam pernyataan resminya.
Dalam suasana sederhana asrama dan ruang kelas Pemali, kini berkumpul 36 mimpi yang siap dirawat. Mereka bukan hanya siswa. Mereka adalah harapan baru dari pelosok negeri. Dan PT Timah Tbk, sekali lagi, menjadi jembatan antara keterbatasan dan masa depan. (Tri)
sumber: www.timah.com





