Rute Baru Damri Pangkalpinang–Danau Kaolin-Batu Belimbing Toboali Resmi Beroperasi, Zamroni: Tarif Murah, Dorong Wisata Daerah

TOBOALI, BANGKA SELATAN — Pemerintah kembali menghadirkan terobosan dalam peningkatan layanan transportasi publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui Kementerian Perhubungan dan bekerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Damri, rute bus penumpang baru jurusan Pangkalpinang – Danau Kaolin – Batu Belimbing (Toboali) resmi dibuka untuk umum, Senin (2/6/2025).
Langkah ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Kepala Dinas Perhubungan Bangka Selatan, M. Zamroni, S.STP, menjelaskan bahwa pembukaan rute ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata yang tengah berkembang pesat di wilayah Toboali.
“Bisa kita sampaikan bahwa Kementerian Perhubungan melalui Perum Damri telah membuka rute bus penumpang jurusan Pangkalpinang – Danau Kaolin – Batu Belimbing (Toboali) PP. Besaran ongkosnya sebesar empat puluh empat ribu rupiah untuk sekali jalan,” ujar Zamroni.
Rute baru ini beroperasi dua kali dalam sehari, yakni dari Batu Belimbing menuju Pangkalpinang pada pukul 11.00 WIB dan pukul 14.40 WIB. Meski demikian, layanan ini tidak beroperasi setiap hari karena masih mengikuti jadwal libur tertentu. Untuk itu, masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini disarankan untuk mengonfirmasi jadwal operasional terlebih dahulu.
“Layanan bus penumpang ini tetap memiliki hari libur atau tidak operasional. Untuk informasi lebih jelas, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp admin di 087784899998,” tambahnya.

Lebih jauh, Kadis Perhubungan menjelaskan bahwa rute Damri ini tidak hanya ditujukan untuk transportasi masyarakat umum, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan jumlah wisatawan ke Toboali.
Kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan kunjungan wisata, terlebih setelah diresmikannya Kawasan Himpang Lime Habang sebagai ikon wisata baru di Bangka Selatan.
“Kota Toboali saat ini telah menjadi destinasi yang cukup hits di Babel, khususnya sejak dibukanya Kawasan Himpang Lime Habang. Berdasarkan informasi yang kami terima, setiap hari libur dan akhir pekan, keterisian hotel, penginapan dan homestay cukup melonjak,” ujar Zamroni.
Dengan tarif yang terjangkau, yakni Rp44.000 sekali jalan, pihaknya optimis rute ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan dari Pangkalpinang ke Toboali dan sekitarnya, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal, pelaku UMKM, dan usaha pariwisata.
Pembukaan rute ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas konektivitas antarwilayah di Pulau Bangka. Transportasi publik seperti Damri dinilai mampu menjadi alternatif yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan kendaraan pribadi atau jasa travel.
“Kita berharap dengan dibukanya rute ini, kelancaran transportasi akan lebih meningkat,” pungkas Zamroni.
Dengan dibukanya rute Pangkalpinang – Toboali ini, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian secara efisien dan ekonomis. Ini sekaligus menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan transportasi darat serta menjadikan Toboali sebagai tujuan utama wisata dan ekonomi di Bangka Selatan. (Eboy)





