Peminat Meningkat, 248 Siswa Daftar Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali

PANGKALPINANG — Minat pelajar terhadap Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali terus mengalami peningkatan, Senin (21/4/2025).
Untuk Tahun Pelajaran 2025/2026, sebanyak 248 siswa dari tiga provinsi, yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau, telah mendaftarkan diri. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 lalu yang hanya diikuti 211 siswa.
Pendaftaran Program Kelas Beasiswa ini telah dibuka sejak 1 Maret hingga 17 April 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa dikenakan biaya, termasuk fasilitas penunjang seperti asrama, pembinaan karakter, dan pengembangan soft skill.
Para peserta tahun ini berasal dari berbagai daerah, mencakup:
Pangkalpinang: 13 orang.
Bangka: 66 orang.
Bangka Tengah: 30 orang.
Bangka Barat: 43 orang.
Bangka Selatan: 39 orang.
Belitung: 6 orang.
Belitung Timur: 27 orang.
Karimun: 8 orang.
Meranti: 16 orang.
Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali telah berjalan sejak tahun 2000 dan sampai saat ini telah meluluskan 886 alumni. Tahun ini, PT Timah menetapkan kuota sebanyak 36 siswa yang akan diterima melalui proses seleksi ketat.
Para peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, analisa psikologi klinis, validasi dokumen, hingga tes kesehatan.
Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap antusiasme para pelajar.
“Jumlah pendaftar tahun ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Kami mengimbau para peserta untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius. Proses seleksi ini gratis, sebagai wujud nyata komitmen PT Timah dalam mendukung dunia pendidikan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing melalui program pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. (Shin)
sumber: www.timah.com





