Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

BNNK dan Kemenag Basel Libatkan Da’i- Da’iyah Perangi Narkoba Lewat Dakwah

TOBOALI, GARUDA MERDEKA.id — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Selatan terus memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi P4GN bagi para Da’i dan Da’iyah Kecamatan Toboali dan Tukak Sadai, yang digelar di Aula Kantor Kemenag Bangka Selatan, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya yang bertema “Narkoba Musuh Bersama”,

Hendra mengulas secara mendalam tentang apa itu narkoba, alasan narkoba dilarang, bagaimana sikap masyarakat terhadap bahaya narkoba, serta siapa saja yang berperan dalam memeranginya.

Ia menegaskan bahwa bahaya narkoba kini tidak hanya mengancam di kota, tetapi juga telah masuk ke pelosok desa. Karena itu, peran tokoh agama dinilai sangat strategis dalam menyebarkan pesan moral dan edukasi bahaya narkoba melalui jalur dakwah.

“Kami berharap para Da’i dan Da’iyah dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan pesan P4GN kepada masyarakat, agar kesadaran kolektif melawan narkoba semakin kuat,” ujar Hendra Amoer.

Kegiatan ini diikuti 20 peserta dan berlangsung dengan suasana yang lancar, dinamis, serta interaktif. Para Da’i dan Da’iyah yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi, aktif memberikan masukan dan mengajukan pertanyaan seputar strategi dakwah anti narkoba.

Baca juga  Generasi Muda Didorong Jadi Pelopor Anti Narkoba, BNNK Basel Gaungkan HANI 2025 Lewat Talk Show Inspiratif

Para Da’i dan Da’iyah juga menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum semakin tegas dan intensif menindak para pengedar serta bandar narkoba di wilayah Bangka Selatan.

“Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, peserta sepakat bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif. Untuk memperlancar komunikasi dan koordinasi, dibentuk grup WhatsApp sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi dalam implementasi program P4GN di lapangan,” tutur Hendra Amoer.

Hendra juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Basel yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan ini merupakan bentuk sinergitas dan komitmen yang kuat Kepala Kantor Kemenag Basel dalam menyikapi permasalahan Narkoba di Basel karena disadari betul peran para Da’i dan Da’iyah ini sangat strategis dalam memerangi Narkoba

“Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara BNNK Bangka Selatan dan Kemenag Basel dalam upaya membangun ketahanan masyarakat dari ancaman narkoba melalui pendekatan keagamaan dan dakwah yang menyejukkan,” pungkas Hendra Amoer. (Joy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!