BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

BPK Nyatakan Nol Temuan di BUMD Babel, Prof. Udin Tawarkan Kepemimpinan Bersih dan Mandiri untuk Pangkalpinang

PANGKALPINANG — Bakal calon Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin atau yang lebih dikenal dengan Prof. Udin, tampil percaya diri menawarkan konsep kepemimpinan berbasis transparansi dan kemandirian.

Keyakinan ini bukan tanpa dasar, rekam jejaknya sebagai Direktur Utama PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BUMD Babel) pada periode 2019–2022 menjadi bukti nyata bagaimana sebuah lembaga daerah dapat dikelola tanpa cacat, tanpa ketergantungan pada APBD, dan tanpa meninggalkan beban keuangan.

Prestasi paling menonjol dari masa kepemimpinannya adalah pengakuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan bahwa selama tiga tahun kepemimpinannya, tidak ditemukan satu pun temuan yang merugikan negara dalam laporan keuangan BUMD Babel.

“Selama saya memimpin BUMD Babel, alhamdulillah BPK tidak pernah menemukan satu pun temuan. Semua laporan keuangan kami rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini soal komitmen, bukan sekadar pencitraan,” ujar Prof. Udin, Senin (21/7/2025).

Selain bersih secara administratif dan hukum, Prof. Udin juga dikenal sebagai pemimpin yang menolak ketergantungan terhadap dana pemerintah. Selama menjabat, BUMD Babel tidak pernah menerima penyertaan modal dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga  Bocah Usia 7 Tahun Hilang usai Diterkam Buaya Muara Pangkalbalam

“Kami memilih jalan mandiri. Tak ada satu rupiah pun dari APBD masuk ke kas kami. Justru kami aktif menjalin kemitraan dengan investor dan kementerian untuk mendanai program-program strategis,” katanya.

Model kemandirian ini menjadi salah satu pilar utama visi Prof. Udin dalam mencalonkan diri sebagai Wali Kota Pangkalpinang. Menurutnya, kota modern harus dikelola seperti entitas produktif yang mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Dalam masa kepemimpinannya, Prof. Udin berhasil merealisasikan berbagai proyek berdampak, yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput. Di antaranya adalah:

Berkah Mart, sebuah jaringan toko kebutuhan pokok berbasis desa, yang didistribusikan melalui Distribution Center milik PT. Babel Berkah Usaha Bersama (BBUB). Toko-toko ini dikelola oleh BUMDes secara mandiri, mendorong kemandirian ekonomi desa.

Pabrik Beras Premium Batu Betumpang, yang sebelumnya terbengkalai, dihidupkan kembali melalui kemitraan dengan PT. Bumi Pangan Digdaya. Pabrik ini menyerap hasil panen lokal, mengangkat nilai tambah pertanian, dan menjaga stabilitas harga gabah.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!