BangkaBangka BelitungBerandaBeritaNasionalPT Timah

PT TIMAH Dukung Perjuangan Bhita, Wakil Babel yang Tembus Top 11 D’Academy 8

BANGKA, GARUDAMERDEKA.ID – Dukungan terhadap generasi muda berbakat terus ditunjukkan PT TIMAH (Persero) Tbk. Kali ini, perusahaan memberikan dukungan kepada Nabitha Aurelia (20), atau akrab disapa Bhita, penyanyi muda asal Bangka Belitung (Babel) yang berhasil menembus babak Top 11 ajang pencarian bakat dangdut nasional D’Academy 8 Indosiar.

Keberhasilan Bhita menembus salah satu kompetisi musik dangdut bergengsi di Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bangka Belitung. Ia bahkan menjadi satu-satunya wakil Babel yang masih bertahan hingga babak Top 11.

Dukungan PT TIMAH diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan potensi dan bakat generasi muda daerah agar mampu berkembang, berprestasi, serta membawa nama daerah ke tingkat nasional.

Perjalanan Bhita hingga mencapai posisi tersebut bukanlah hal yang mudah. Ia harus melewati proses panjang dan beberapa kali kegagalan sebelum akhirnya berhasil mewujudkan impiannya.

Anak keempat dari lima bersaudara ini mulai menunjukkan bakat bernyanyi sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Kemampuannya terus diasah melalui sanggar seni, bimbingan guru vokal, serta berbagai kompetisi menyanyi di daerah.

Untuk menembus panggung D’Academy, Bhita bahkan harus mengikuti audisi sebanyak empat kali, mulai dari musim kelima hingga akhirnya berhasil lolos pada musim kedelapan.

Ibunda Bhita, Khotijah, menceritakan bahwa perjalanan putrinya mengikuti kompetisi tingkat nasional membutuhkan perjuangan besar, terutama dalam memenuhi kebutuhan biaya perjalanan dan persiapan audisi.

Keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan semangat keluarga. Mereka mengumpulkan biaya sedikit demi sedikit, sementara Bhita juga berusaha mencari tambahan uang dengan mengikuti berbagai perlombaan.

Baca juga  PT TIMAH Perkuat Kamtibmas, Warga Tanjung Gunung Terima Bantuan Pos Kamling dan HT

“Kalau mau berangkat audisi itu memang harus dipersiapkan semuanya, mulai dari biaya perjalanan, makan, dan kebutuhan lainnya. Jadi kami kumpulkan uang sedikit demi sedikit. Bhita juga ikut lomba-lomba sambil belajar dan mengumpulkan uang. Alhamdulillah, waktu ada pembukaan audisi di Palembang, akhirnya kami bisa berangkat ke sana,” ungkap Khotijah.

Ia mengaku sangat bangga melihat perjuangan putrinya yang kini berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Bangka Belitung yang masih bertahan di Top 11 D’Academy 8.

Meski belum memiliki kesempatan menyaksikan langsung penampilan Bhita di studio Indosiar karena keterbatasan biaya, Khotijah terus memberikan doa dan semangat dari kampung halaman.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Bhita bukan hanya kemampuan bernyanyi, tetapi juga kekuatan mental dalam menghadapi jadwal latihan padat, waktu istirahat terbatas, hingga komentar di media sosial.

“Sebagai orang tua pastinya senang dan bahagia, apalagi Bhita satu-satunya yang masih bertahan dari Bangka Belitung. Kami selalu mendoakan dan memberikan semangat karena tantangan mereka di sana bukan cuma menyanyi, tapi juga mental. Kadang latihan sampai tengah malam, istirahat kurang, belum lagi komentar di media sosial. Jadi memang harus kuat mentalnya,” ujarnya.

Di tengah perjuangan tersebut, bantuan PT TIMAH menjadi dukungan yang sangat berarti bagi keluarga Bhita. Bantuan itu membantu meringankan berbagai kebutuhan selama mengikuti kompetisi, termasuk persiapan keluarga dalam mendampingi perjuangan Bhita di Jakarta.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!