Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Turun ke Serdang, Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Bantuan dan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

SIMPANG RIMBA, GARUDAMERDEKA.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, turun langsung ke lokasi pengungsian korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Kebakaran yang terjadi pada 10 Oktober 2026 itu menghanguskan 245 rumah dan menyebabkan 137 rumah lainnya terdampak. Musibah tersebut membuat warga kehilangan tempat tinggal dan harus menjalani masa pemulihan dengan dukungan berbagai pihak.

Setibanya di lokasi, Hidayat bersama Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat, Sekda Babel Fery Afriyanto, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, serta jajaran pejabat provinsi dan kabupaten meninjau posko pengungsian di SDN 7 Simpang Rimba.

Hidayat melihat langsung kondisi warga, termasuk kesiapan makanan yang disediakan bagi pengungsi. Bahkan, ia turut mencicipi menu sarapan untuk memastikan pelayanan konsumsi berjalan dengan baik.

“Enak,” ujar Hidayat singkat saat mencicipi hidangan tersebut.

Gubernur kemudian berdialog dengan sejumlah pengungsi guna mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka selama berada di posko. Ia menegaskan pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi untuk memastikan penanganan korban berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung yang memiliki kepedulian sosial sangat tinggi. Bantuan begitu berlimpah. Atas musibah ini, kita tidak cengeng. Kami akan bertanggung jawab dengan bergotong royong,” tegas Hidayat.

Menurutnya, penanganan korban kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, pengusaha, partai politik, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong agar warga terdampak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk melewati masa sulit.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan juga disalurkan kepada para korban. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memberikan bantuan berupa uang tunai. Sementara itu, TP PKK Babel bersama Dharma Wanita dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyalurkan 70 paket perlengkapan rumah tangga.

Baca juga  Program Beasiswa Pemali Boarding School PT Timah Tbk, Gerbang Masa Depan Siswa Berprestasi

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat.

“Insyaallah, semua kebagian,” kata Noni kepada para pengungsi.

Selain menyerahkan bantuan, Noni turut memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap tabah dan sabar menghadapi musibah. Ia mengajak para korban untuk terus berdoa dan saling menguatkan.

“Ini adalah cobaan dari Allah SWT. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Insyaallah, semoga semua kebaikan yang diberikan hari ini menjadi jalan untuk mendapatkan kebaikan yang lebih besar, dan apa yang hilang diganti oleh Allah dengan yang lebih baik,” tuturnya.

Kepedulian berbagai pihak tersebut dirasakan langsung oleh para pengungsi. Tang (68), yang telah menempati posko SDN 7 Simpang Rimba sejak hari pertama kebakaran, mengatakan kondisi pengungsian sejauh ini aman dan terkendali.

Ia menyebut bantuan logistik terus berdatangan, sedangkan kebutuhan air bersih, pakaian, dan sarana prasarana lainnya telah tercukupi.

“Alhamdulillah, bantuan datang tidak berhenti. Bangka Belitung tidak kekurangan orang-orang baik,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ayu (50). Ia mengaku bersyukur karena kebutuhan makanan para pengungsi tetap terpenuhi berkat bantuan yang terus mengalir.

“Alhamdulillah, makanan tidak kekurangan di sini, bantuan berlimpah ruah. Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Ibu Gubernur, dan seluruh masyarakat Bangka Belitung yang telah membantu kami. Bangka Belitung tidak kekurangan orang-orang baik,” ujarnya.

Saat ini, sebagian warga terdampak telah meninggalkan posko untuk tinggal sementara di rumah kerabat. Sementara itu, sekitar 70 kepala keluarga (KK) masih bertahan di SDN 7 Simpang Rimba.

Hidayat memastikan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan berbagai pihak terkait untuk mendukung penanganan pascabencana. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan para pengungsi tetap terpenuhi dan warga dapat kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!