Bupati Riza Puji Semangat Kemanusiaan Pramuka Basel, Hadir Sejak Hari Pertama Kebakaran

BANGKA SELATAN, GARUDAMERDEKA.ID – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengapresiasi semangat kemanusiaan anggota Gerakan Pramuka Bangka Selatan yang terus membantu warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Rabu (14/10/2026).
Sejak kebakaran terjadi pada 10 Oktober 2026, anggota Pramuka penegak dan pandega melalui Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bangka Selatan terus hadir memberikan dukungan bagi masyarakat yang tertimpa musibah.
Pengabdian tersebut dilakukan secara bergantian melalui sistem sif (shift), dengan melibatkan unsur Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Bangka Selatan agar kegiatan kemanusiaan dapat terus berjalan.
Riza Herdavid mengapresiasi kepedulian para anggota Pramuka yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat sejak hari pertama kejadian. Menurutnya, kehadiran Pramuka di tengah situasi sulit merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai kepramukaan.
“Pramuka harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika saudara-saudara kita sedang menghadapi musibah. Semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan harus kita buktikan melalui tindakan, keikhlasan, dan pengabdian,” ungkap Riza.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Pramuka dan jajaran yang terus bergerak membantu warga terdampak kebakaran.
“Semoga setiap tenaga, waktu, dan kepedulian yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi amal kebaikan,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Selatan, Nasrullah. Ia menilai keterlibatan Pramuka menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan dampak bencana melalui kolaborasi lintas unsur.
“Kami mengapresiasi dedikasi Pramuka yang terus hadir membantu masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat berarti dalam memperkuat penanganan dampak bencana. Semoga sinergi lintas unsur terus terjaga, dengan mengutamakan koordinasi, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Unsur Taruna Siaga Bencana (TAGANA) juga menilai keterlibatan Pramuka sebagai bentuk dukungan positif dalam gerakan kemanusiaan. Koordinasi antarpihak diperlukan agar kegiatan berjalan sesuai peran masing-masing dan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Di tengah situasi sulit pascakebakaran, kehadiran Pramuka bersama pemerintah dan relawan lainnya turut memberikan dukungan moral bagi masyarakat terdampak.
Salah seorang warga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan membantu mereka menghadapi musibah.
“Kehadiran Pramuka, pemerintah, dan para relawan membuat kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini. Semoga semua kebaikan yang diberikan dibalas oleh Allah Ta’ala,” ungkapnya.
Aksi kemanusiaan Pramuka Bangka Selatan di Dusun Serdang menjadi bukti bahwa semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan tidak sekadar menjadi semboyan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, dan kesediaan hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Bagi warga terdampak, setiap tenaga dan perhatian yang diberikan menjadi bagian dari dukungan untuk melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan setelah kebakaran. (GM)





