Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Kolaborasi Pemkab dan BNNK, Posko P4GN Segera Dibangun di Sukadamai

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan memperkuat sinergi dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan mempercepat pembangunan Posko Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan survei kelayakan lokasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, Hefi Nuranda, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan BNNK Bangka Selatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kecamatan Toboali, Kelurahan Tanjung Ketapang, serta Forum Kolaborasi Pemulihan Kampung Sukadamai.

Survei diawali dengan peninjauan kawasan Tanjung Batu dan Kampung Sukadamai yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Posko Terpadu P4GN. Tim melakukan observasi terhadap kondisi lapangan sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui tingkat dukungan warga, memetakan kondisi lingkungan, serta memastikan kelayakan lokasi sebagai pusat pelaksanaan program P4GN.

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Kantor Kelurahan Tanjung Ketapang. Dalam rapat tersebut dibahas hasil survei, konsep tata ruang Posko Terpadu P4GN, serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, SE, MM, mengatakan Posko Terpadu P4GN di Kampung Sukadamai diharapkan menjadi pusat koordinasi berbagai program pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga  Polda Babel Gelar Bakti Kesehatan Gratis dan Bansos untuk Masyarakat, Ratusan Ojol Antusias Sambut Hari Bhayangkara ke-79

“Atas nama BNNK Bangka Selatan kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Sekretaris Daerah atas semangat, dukungan, dan komitmen yang ditunjukkan dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami berharap Posko Terpadu P4GN ini dapat segera terwujud sehingga menjadi salah satu solusi nyata dalam penanganan kawasan rawan narkoba di Kampung Sukadamai,” ujar Hendra Amoer.

Sementara itu, Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda menegaskan seluruh tahapan persiapan pembentukan Posko Terpadu P4GN harus segera diselesaikan. Ia meminta seluruh anggota tim melakukan pemetaan lokasi secara administratif maupun berdasarkan kondisi riil di lapangan sebagai dasar penetapan lokasi pembangunan.

Hefi menargetkan dalam waktu satu minggu seluruh tahapan awal sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Kita tidak ingin proses ini berlarut-larut. Dalam satu minggu ke depan harus sudah ada progres nyata, mulai dari pemetaan lokasi, penyusunan tata ruang, koordinasi lintas sektor hingga kelengkapan administrasi pendukung,” tegasnya.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, Hefi menginstruksikan Dinas PUPR Bangka Selatan segera menyelesaikan pemetaan lokasi pada pekan ini sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan Posko Terpadu P4GN. Selain itu, Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Bangka Selatan diminta segera mengagendakan rapat koordinasi lanjutan guna menetapkan pembangunan Posko Terpadu P4GN beserta mekanisme operasionalnya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan BNNK Bangka Selatan ini, Posko Terpadu P4GN di Kampung Sukadamai diharapkan menjadi pusat koordinasi yang mampu mengintegrasikan program pencegahan, penindakan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kehadirannya juga diharapkan menjadi model penanganan kawasan rawan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen Bangka Selatan dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!