BNN Bangka Selatan Perkuat Program IBM di Sukadamai, Ajak Warga Bersinergi Perangi Narkoba

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Operasional Unit IBM Kelurahan Tanjung Ketapang ke-2 yang berlangsung di Kampung Sukadamai, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Agen Pemulihan Kampung Sukadamai itu dihadiri sekitar 10 orang masyarakat setempat.
Sosialisasi dipandu oleh Konselor Adiksi BNNK Bangka Selatan, Dinda Mauludi, S.Psi, bersama Asisten Konselor Adiksi Nirwana, A.Md.Kep, serta didukung para Agen Pemulihan IBM, yakni Herry, Nurhayati, Jamiat, Nilawati, dan Acai.
Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, SE, MM mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat peran warga dalam mendukung proses rehabilitasi berbasis lingkungan.
“Sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang Intervensi Berbasis Masyarakat atau IBM. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga mengetahui bagaimana proses rehabilitasi dapat dilakukan dengan melibatkan lingkungan sekitar,” ujar Hendra Amoer.
Dalam kegiatan tersebut, Agen Pemulihan Jamiat membuka acara sekaligus memperkenalkan seluruh anggota Agen Pemulihan kepada peserta. Selanjutnya, tim BNNK memberikan penjelasan mengenai tujuan pelaksanaan IBM, rangkaian kegiatan yang akan dilakukan, dampak negatif penyalahgunaan narkotika, hingga mekanisme rehabilitasi bagi penyalahguna.
Pendamping IBM juga menambahkan penjelasan mengenai peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut agar mampu menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap upaya pencegahan dan pemulihan korban penyalahgunaan narkoba.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Pada sesi tanya jawab, masyarakat aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari tata cara mengikuti kegiatan IBM hingga prosedur rehabilitasi. Warga juga menyampaikan kondisi peredaran narkoba yang masih menjadi perhatian di lingkungan Sukadamai.
Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh tim pendamping IBM dengan harapan masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh serta tidak ragu memanfaatkan layanan rehabilitasi yang tersedia.
Di akhir kegiatan, Jamiat menutup sosialisasi sekaligus menyampaikan bahwa kegiatan akan berlanjut pada Sosialisasi IBM ke-3 sebagai bagian dari program pembinaan yang berkesinambungan.
Hendra Amoer menegaskan, BNNK Bangka Selatan akan terus konsisten menjalankan berbagai program pencegahan, khususnya di kawasan Sukadamai dan Kelurahan Tanjung Ketapang yang menjadi wilayah pelaksanaan IBM.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kami sangat berharap adanya kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak. Kami meyakini bahwa upaya bersama akan menghasilkan kinerja yang maksimal dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tegas Hendra Amoer. (GM)





