Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Gubernur Hidayat Arsani Jadikan Gerbang ZI Babel Tonggak Percepatan Reformasi Birokrasi

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan peluncuran Gerakan Bangun Zona Integritas Babel (Gerbang ZI Babel) menjadi tonggak penting dalam mempercepat reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Peluncuran Gerbang ZI Babel yang dirangkaikan dengan Deklarasi Komitmen Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 digelar di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Hidayat Arsani mengatakan reformasi birokrasi harus menjadi gerakan nyata yang mampu mengubah cara kerja pemerintahan agar lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Gerbang ZI Babel merupakan langkah konkret untuk mempercepat perubahan birokrasi. Kita ingin menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hidayat.

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini semakin besar seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, seluruh aparatur pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan meninggalkan pola kerja yang tidak produktif.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab segelintir perangkat daerah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh unsur pemerintahan di lingkungan Pemprov Babel.

“Zona Integritas harus menjadi budaya kerja bersama. Tidak boleh hanya menjadi target administratif atau sekadar mengejar predikat. Yang utama adalah perubahan perilaku dan peningkatan kualitas pelayanan,” katanya.

Baca juga  Gubernur Babel Sambut Ketua Pengadilan Tinggi Baru Artha Theresia Silalahi, Perkuat Sinergi Lintas Lembaga

Pada tahap awal, sebanyak 12 perangkat daerah ditetapkan sebagai lokus pembangunan Zona Integritas berdasarkan hasil assessment dan rapor kinerja. Selain itu, satu perangkat daerah yang telah memperoleh predikat WBK akan didorong untuk meraih predikat WBBM.

Hidayat berharap perangkat daerah yang menjadi lokus pembangunan Zona Integritas dapat menjadi contoh dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Ia juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk mengambil peran sebagai agen perubahan dan memastikan nilai-nilai integritas diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus terus kita bangun. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan bebas dari penyimpangan,” tegasnya.

Melalui Gerbang ZI Babel, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan semakin banyak perangkat daerah yang mampu meraih predikat WBK dan WBBM. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi modern yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.

Hidayat Arsani optimistis dengan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah, reformasi birokrasi di Bangka Belitung dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi tersebut. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!