Wasev TMMD ke-127, Mayjen Muchidin Tanam Pohon Keras di Desa Penutuk Wujud Komitmen Lingkungan

PULAU LEPAR, GARUDAMERDEKA.ID – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Sabtu (28/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim tidak hanya meninjau progres pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga melakukan penanaman pohon keras sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan Wasev dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Muhammad Muchidin bersama rombongan. Usai melakukan peninjauan terhadap sejumlah sasaran pembangunan, Mayjen Muchidin bersama jajaran TNI dan unsur Forkopimda Bangka Selatan turun langsung menanam pohon di area yang telah disiapkan.
Penanaman pohon keras tersebut menjadi simbol komitmen TNI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Selain membangun infrastruktur seperti jalan, rumah, MCK, dan fasilitas umum lainnya, program TMMD juga memperhatikan aspek lingkungan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Mayjen Muchidin mengatakan, penghijauan merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan alam, terlebih di tengah pembukaan akses jalan baru sepanjang 5.500 meter di Desa Penutuk yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD ke-127.
“Selain membangun jalan dan fasilitas umum, kita juga ingin memastikan lingkungan tetap terjaga. Pohon keras yang kita tanam hari ini diharapkan dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, akses jalan yang lebih baik akan meningkatkan mobilitas warga serta membuka peluang ekonomi baru. Namun, dampak pembangunan tetap harus selaras dengan kelestarian alam melalui langkah-langkah penghijauan dan perawatan lingkungan.
Ia juga berharap masyarakat Desa Penutuk dapat berperan aktif merawat pohon yang telah ditanam agar tumbuh optimal dan menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Dengan sinergi pembangunan infrastruktur dan kepedulian lingkungan, Desa Penutuk diharapkan tidak hanya berkembang dari sisi fisik, tetapi juga menjadi kawasan yang hijau, asri, dan berkelanjutan. (Eboy)





