TMMD ke-127 Bangun Sumur Bor, Warga Desa Penutuk Pulau Lepar Kini Nikmati Air Bersih

PULAU LEPAR, GARUDA MERDEKA.ID – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Salah satu fokus pembangunan kali ini adalah penyediaan sarana air bersih melalui pembuatan sumur bor di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (20/2/2026).
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang bertujuan mengatasi krisis air bersih, khususnya saat musim kemarau. Selama ini, warga Desa Penutuk kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih yang layak, sehingga harus menempuh jarak cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak. Ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat,” ujarnya.
Proses pengerjaan sumur bor dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat, mulai dari pengeboran hingga pemasangan instalasi air. Sinergi tersebut membuat pekerjaan berjalan lancar, efektif, dan tepat sasaran.
Salah satu warga, Yudis selaku Ketua Pemuda Kecamatan Pulau Lepar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur. Sekarang kami tidak perlu lagi jauh-jauh mencari air. Airnya jernih dan sangat membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat,” katanya.
Dengan selesainya pembangunan sumur bor ini, warga Desa Penutuk diharapkan dapat merawat dan menjaga fasilitas air bersih tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang, sekaligus mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat. (Eboy)





