Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Semarak Literasi Lomba Puisi Warnai HPN dan HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan

TOBOALI, GARUDA MERDEKA.ID — Semarak literasi melalui Lomba Baca Puisi tingkat Sekolah Dasar (SD) mewarnai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan, Senin (26/1/2026).

Kegiatan literasi ini dirangkaikan dengan talkshow buku penulis Bangka Selatan, pameran buku, serta pelatihan menulis, sebagai upaya mendorong budaya membaca dan menulis sejak usia dini hingga masyarakat umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Bangka Selatan, yakni Rusmin Sopian, Yoelchaidir, Toni Pratama, Dwikki Odi D, dan Rapi, serta Ketua PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, bersama jajaran pengurus.

Koordinator Lomba Puisi, Talkshow, dan Pameran Buku, Hendrawan, didampingi Yulhaidir, mengatakan lomba baca puisi tingkat SD menjadi salah satu agenda utama untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap sastra dan literasi.

“Melalui lomba baca puisi ini, kami ingin anak-anak berani tampil, mampu mengekspresikan diri, serta mencintai karya sastra sejak dini. Ini bagian dari upaya membangun fondasi literasi yang kuat,” ujar Hendrawan.

Baca juga  Potensi Material Sisa Hasil Pengolahan, ITB dan PT Timah Tbk Rancang Masa Depan Inovasi Pertambangan

Ia menjelaskan, selain lomba puisi, talkshow dan pameran buku menghadirkan karya-karya penulis lokal Bangka Selatan agar lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat.

“Anak-anak dan peserta bisa langsung berinteraksi dengan penulis daerahnya sendiri. Ini penting agar mereka punya inspirasi bahwa menulis dan berkarya bisa dimulai dari lingkungan sekitar,” tambah Yulhaidir.

Sementara itu, Ketua PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, mengatakan kegiatan literasi ini merupakan bentuk kontribusi PWI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Bangka Selatan, sejalan dengan semangat HPN dan HUT ke-23 daerah.

“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendorong peningkatan kualitas masyarakat. Literasi adalah kunci membangun generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” ucap Dedy Irawan.

Ia berharap kegiatan literasi seperti lomba puisi, talkshow buku, dan pelatihan menulis dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Momentum HPN dan HUT Bangka Selatan ini kita jadikan sebagai pengingat bahwa membangun daerah dimulai dari membangun budaya membaca, menulis, dan berpikir,” pungkas Dedy Irawan. (Eboy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!