BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPT Timah

PT TIMAH Tbk Keruk Muara Air Kantung, Nelayan Akhirnya Bisa Berlayar Lancar

BANGKA, GARUDA MERDEKA.ID — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir melalui program pengerukan Alur Muara Air Kantung di Lingkungan Air Kantung, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat.

Program ini menjadi solusi atas pendangkalan muara yang telah berlangsung bertahun-tahun dan menghambat mobilitas kapal nelayan.

Pendangkalan yang terjadi sejak 2011 membuat ratusan kapal nelayan kesulitan keluar masuk muara, terutama saat air surut. Kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomis bagi para nelayan.

Sudirman atau Sudi, salah satu nelayan Air Kantung, mengaku selama ini para nelayan telah berulang kali menyuarakan persoalan pendangkalan tersebut.

“Kapal susah keluar masuk, padahal kapal saya hanya 6 GT. Kalau air kecil itu susah masuk. Saya pernah dua hari meninggalkan kapal di sana, hasil tangkapan terpaksa saya bawa pakai speed Rp50.000 sekali jalan. Belum lagi biaya es tambahan,” ungkapnya.

Karena itu, ia menyambut baik langkah PT TIMAH Tbk yang melakukan pengerukan muara. Menurutnya, langkah ini sangat membantu nelayan menjalankan aktivitas tanpa harus menunggu air pasang atau khawatir perahu kandas.

“Ini sangat membantu kami. Kami berterima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Kami juga ikut bergotong royong dengan menyewa alat berat tambahan agar pengerukan lebih cepat,” ujar Sudi.

Ia berharap pengerukan dapat menjadi solusi berkelanjutan agar nelayan dapat fokus mencari nafkah tanpa hambatan.

Baca juga  Pj Wali Kota Pangkalpinang Ultimatum ASN: Langgar Netralitas, Siap-Siap Kena Sanksi Hukum!

“Kalau alur ini tertutup, rezeki kami juga tertutup. Ini pintu rezeki. Semoga kapal bisa masuk dengan mudah, apalagi di bulan-bulan tertentu air sangat kecil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Air Kantung, Edo Meirdianno, mengatakan pendangkalan dan penyempitan muara disebabkan proses alam seperti pasang surut dan gelombang tinggi yang membawa material ke area muara.

Menurut Edo, pendangkalan menyebabkan gangguan signifikan terhadap aktivitas ribuan nelayan dan warga lain yang memakai alur muara tersebut.

“Banyak nelayan tidak bisa keluar masuk muara pada waktu tertentu. Ada yang datang malam hari tapi tidak bisa masuk. Ini menyebabkan ikan rusak, perahu pecah, dan pendapatan menurun,” jelasnya.

Ia juga menyebut dampak ekonomi turut dirasakan sektor lain, termasuk pekerja laut dan pengelola tambat kapal. Bahkan sebagian warga terpaksa berpindah ke jalur lain seperti Pangkal Balam.

Edo mengapresiasi langkah cepat PT TIMAH Tbk dalam merespons keluhan masyarakat.

“PT TIMAH Tbk sudah melakukan yang terbaik. Bergerak cepat, merespons permintaan masyarakat. Meski pengerukan pakai PC bukan solusi utama, tapi ini solusi jangka pendek yang sangat membantu,” ujarnya.

Upaya pengerukan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penyelesaian masalah pendangkalan Muara Air Kantung dan mendorong kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Sungailiat. (Tri)

sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!