PT TIMAH Dukung GEMPITA MAS di Bangka, Dorong Sampah Jadi Rupiah dari Rumah

Padahal, persoalan tersebut seharusnya diselesaikan sejak dari sumbernya.
Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat harus menjadi fondasi utama. Warga tidak cukup hanya diajak membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga perlu dibiasakan memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah agar memiliki nilai guna serta nilai ekonomi.
“Kami berharap gerakan ini bukan hanya dimulai di sini, tetapi menjadi momentum kebangkitan untuk menyelesaikan persoalan sampah dari sumbernya. Paradigma masyarakat harus berubah. Bukan lagi sekadar membuang sampah pada tempatnya, tetapi sampah dipilah, diolah, jadi rupiah,” ujarnya.
Rizal turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT TIMAH serta Pemerintah Kabupaten Bangka atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat RT 004 Cokro.
Ia berharap wilayahnya dapat menjadi kawasan percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ke depan, warga akan didorong mengolah berbagai jenis sampah, seperti kantong plastik dan tutup botol, menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Division Head of Engineering PT TIMAH (Persero) Tbk, M. Ihsan, menyambut baik gerakan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka bersama masyarakat tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan sinergi seluruh pihak serta keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, PT TIMAH berkomitmen mendukung berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia mencontohkan program Sedekah Sampah yang telah berjalan di Masjid Al-Husna, Kampung Jawa, Lingkungan Sidodadi, Sungailiat.
Melalui program tersebut, sampah yang dikumpulkan masyarakat tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan manfaat sosial. Salah satunya untuk mendukung pemberian beasiswa kepada sekitar 20 anak.
“Ini menjadi gambaran bahwa pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Kami berharap program seperti ini terus berkembang. Bahkan, PT TIMAH juga berencana menyedekahkan sampah dari lingkungan kantor untuk mendukung program Sedekah Sampah di Masjid Al-Husna,” ucapnya.
Melalui GEMPITA MAS, PT TIMAH berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat.
Langkah sederhana dengan memilah sampah dari rumah diharapkan mampu menciptakan perubahan besar, tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.
Dengan semangat pilah, olah, dan jual, sampah yang selama ini dianggap tidak berguna diharapkan dapat menjadi sumber nilai tambah bagi masyarakat.
Sumber : www.timah.com





