Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Wali Kota Prof Udin Buka Pangkalpinang Job Fair 2026

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif atau Prof. Udin, resmi membuka Pangkalpinang Job Fair 2026 di Gedung Serba Guna Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Prof. Udin mengatakan, penyelenggaraan Job Fair tahun ini sengaja dipusatkan di lingkungan kampus agar semakin dekat dengan mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi yang bersiap memasuki dunia kerja.

“Tahun ini sengaja kita laksanakan di kampus ISB Atma Luhur. Pemerintah kota harus mendekatkan diri ke lingkungan kampus, sebab kampus adalah tempat anak-anak kita yang kelak akan melangkah ke dunia kerja,” kata Prof. Udin saat membuka kegiatan tersebut.

Ia mengakui persaingan memperoleh pekerjaan semakin ketat di tengah terbatasnya lapangan kerja. Karena itu, perusahaan yang mengikuti Job Fair 2026 diharapkan memiliki kebutuhan tenaga kerja yang nyata sehingga kesempatan yang tersedia dapat dimanfaatkan para pencari kerja.

Menurutnya, perluasan kesempatan kerja tidak cukup hanya melalui bursa kerja. Pemkot Pangkalpinang juga terus mendorong investasi, pengembangan usaha swasta, serta optimalisasi peran badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Baca juga  Dinkes Pangkalpinang Imbau Ibu Hamil Manfaatkan USG Gratis di Seluruh Puskesmas

Tak hanya menyasar pasar kerja dalam negeri, Pemkot Pangkalpinang juga menyiapkan tenaga kerja profesional agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Prof. Udin menjelaskan, pemerintah kota bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) telah melaksanakan pelatihan bagi calon tenaga kerja profesional yang dipersiapkan untuk bekerja di Arab Saudi.

Ia menegaskan, program pelatihan harus menghasilkan tenaga kerja dengan kompetensi teruji dan sertifikasi sesuai standar nasional.

“Pelatihan ini tidak boleh biasa-biasa saja. Harus ada kompetensi dan sertifikasi minimal tingkat nasional. Dengan begitu, anak-anak kita tidak hanya siap bekerja di Pangkalpinang, tetapi juga memiliki daya saing untuk bekerja di Jakarta, daerah lain di Indonesia, bahkan luar negeri,” tegasnya.

Selain program penempatan tenaga kerja ke Arab Saudi, Pemkot Pangkalpinang juga menyiapkan pelatihan dan rekrutmen calon pekerja untuk Jepang.

Program tersebut direncanakan berlangsung selama sekitar enam bulan dengan sistem asrama. Peserta akan dibekali kemampuan bahasa, keterampilan kerja, dan kedisiplinan sebagai persiapan sebelum diberangkatkan.

Melalui Pangkalpinang Job Fair 2026 dan program pelatihan tenaga kerja tersebut, Pemkot Pangkalpinang berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pekerjaan. Di sisi lain, peningkatan kompetensi diharapkan mampu memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, baik di dalam negeri maupun di pasar kerja internasional. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!