Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Babinsa Koramil 432-02/Payung Turun ke Sawah, Bantu Petani Batu Betumpang Panen Padi Thailand

BANGKA SELATAN, GARUDAMERDEKA.ID — Babinsa Koramil 432-02/Payung Kodim 0432/Bangka Selatan, Serma Irfan, turun langsung ke sawah mendampingi petani Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, saat panen padi varietas Thailand, Jumat (9/10/2026).

Panen di lahan seluas 5 hektare milik Saparudin tersebut diperkirakan menghasilkan 25 ton padi, dengan produktivitas mencapai 5 ton per hektare. Capaian ini menjadi bukti semangat petani dalam menjaga produktivitas pertanian meski di tengah musim kemarau.

Kehadiran Babinsa tidak hanya untuk mempererat komunikasi sosial (Komsos), tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan teritorial (Binter) guna memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani.

Dandim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengapresiasi kerja keras petani yang tetap berupaya mempertahankan produksi pangan di tengah tantangan cuaca.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras petani merupakan kekuatan penting dalam menjaga ketahanan pangan. Kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terus diperkuat agar produktivitas pertanian meningkat serta kesejahteraan petani semakin baik,” ungkap Agus.

Baca juga  PT TIMAH Tbk Bangun Budaya Kerja Sehat Lewat Edukasi Kesehatan Mental

Kegiatan panen tersebut juga dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Pulau Besar Sarino, S.IP., mewakili camat; Kepala Dusun Hendri, mewakili Kepala Desa Batu Betumpang; Ketua BPD Jalaluddin; Ketua Gapoktan Gumbali; PPL Dani; serta perwakilan kelompok tani, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat Toni Mukti.

Melalui pendampingan Babinsa, Kodim 0432/Bangka Selatan terus mendorong dukungan terhadap petani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

Panen padi varietas Thailand di Batu Betumpang ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, terutama saat menghadapi musim kemarau. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!