Resmi Dilantik, Bupati Riza Minta 7 Kades Baru di Basel Utamakan Kepentingan Rakyat

“Yang tahu fakta di lapangan adalah pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Bapak kepala desa lebih tahu siapa masyarakat yang layak menerima bantuan dan siapa yang tidak layak,” ujarnya.
Ia menegaskan masyarakat yang memang berhak menerima bantuan tidak boleh kehilangan hak hanya akibat persoalan ketidaksesuaian data.
“Yang layak dibantu, bantu. Yang tidak layak, jangan dibantu. Hak rakyat harus diperjuangkan,” tegas Riza.
Diminta Perkuat Kolaborasi
Riza juga meminta tujuh kepala desa membangun kolaborasi dengan sesama kepala desa melalui Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
Menurutnya, APDESI dapat menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan pemerintahan desa.
“Saran saya setelah dilantik, bergabunglah dengan organisasi kalian, APDESI. Berkolaborasilah, bekerjasamalah dalam kemanfaatan. Kita sama-sama belajar bagaimana mengurus masyarakat dengan baik,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Riza turut menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat (Pj) Kepala Desa yang telah menjalankan tugas hingga terselenggaranya Pilkades Serentak 2026.
Ia berharap kinerja Pj Kades yang berprestasi dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan karier, khususnya bagi mereka yang berstatus ASN.
“Saya berharap Pj. yang berprestasi diperhatikan sesuai dengan kinerjanya. Mana yang berhasil dan mana yang tidak. Setelah kembali ke PNS, kalau memang kinerjanya baik, tolong dibantu untuk pengembangan karier dan promosi jabatannya,” ujarnya.
Riza juga mengapresiasi dukungan Forkopimda, khususnya Kejaksaan Negeri, Polres dan Kodim, serta seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026.
Ia menyebut pelaksanaan Pilkades berlangsung aman, tertib, damai dan demokratis hingga menghasilkan tujuh kepala desa pilihan masyarakat.
Riza turut memberikan apresiasi terhadap keterpilihan kepala desa perempuan dalam Pilkades tahun ini. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bangka Selatan.
“Beliau berani maju, kemudian dipercaya dan dipilih oleh masyarakat,” katanya.
Menutup amanatnya, Riza mengingatkan para kepala desa agar menjalankan jabatan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tidak akan segan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila terdapat kepala desa yang tidak amanah dalam menjalankan tugasnya.
“Kalau ada kepala desa yang tidak amanah dan tidak mau mengurusi rakyatnya, tentu ada langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (GM)





