Aktivitas Tambang Jadi Atensi, Polres Basel Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

TOBOALI, GARUDA MERDEKA.ID — Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dengan menjadikan wilayah beraktivitas pertambangan sebagai salah satu fokus perhatian utama.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Resor Bangka Selatan, Kompol Muhammad Riduan, saat konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Antik Menumbing 2026 di Aula SS Polres Bangka Selatan, Selasa (3/2/2026).
Kompol Muhammad Riduan menjelaskan, Operasi Antik Menumbing 2026 yang digelar selama 10 hari berhasil mengungkap enam kasus tindak pidana narkotika. Selain itu, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, jajaran Polres Bangka Selatan telah menangani lebih dari 10 laporan polisi (LP) terkait penyalahgunaan narkotika, capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan.
“Operasi Antik ini memiliki target operasi (TO) dan non-TO yang telah ditentukan oleh Polda. Hasil yang dicapai menunjukkan keseriusan kami dalam memberantas narkoba di Bangka Selatan,” ujar Kompol Muhammad Riduan.
Ia mengungkapkan, aktivitas pertambangan di sejumlah wilayah, salah satunya di Sukadamai, dinilai rawan dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika. Oleh karena itu, kawasan tersebut menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan Operasi Antik Menumbing 2026.
“Kami melihat adanya keterkaitan antara aktivitas tambang dengan peredaran narkotika. Kondisi ini tentu membahayakan keselamatan kerja serta kesehatan para pekerja,” tegas Kompol Muhammad Riduan.
Menurutnya, Polres Basel tidak hanya mengedepankan penindakan hukum, tetapi juga langkah preventif dan edukatif. Penegakan hukum difokuskan kepada bandar dan jaringan pengedar, sementara pengguna narkotika yang merupakan korban akan diarahkan pada pendekatan rehabilitatif.
“Bagi bandar kami tindak tegas, sedangkan terhadap pengguna kami dorong untuk mendapatkan pembinaan dan rehabilitasi,” jelas Kompol Muhammad Riduan.
Ia juga menegaskan bahwa alasan penggunaan narkotika untuk meningkatkan stamina kerja, sebagaimana diakui sejumlah pelaku, tidak dapat dibenarkan.
“Tidak ada alasan yang membenarkan penyalahgunaan narkotika. Polres Bangka Selatan berkomitmen penuh untuk terus memerangi narkoba demi menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang aman dan sehat,” pungkas Kompol Muhammad Riduan. (Eboy)





