Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Patroli Gabungan Humanis di Sukadamai, BNN Basel Ajak Warga Berani Rehabilitasi

BANGKA SELATAN, GARUDA MERDEKA.ID — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan kembali meningkatkan upaya pencegahan dan pemulihan kawasan rawan narkoba melalui kegiatan Patroli Gabungan di Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Polres Bangka Selatan dan Kodim 0432 Bangka Selatan sebagai wujud sinergitas lintas sektor dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Patroli gabungan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Tim menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, seperti kawasan pasar, permukiman penduduk, rumah kontrakan yang tidak berpenghuni, serta sepanjang kawasan bibir pantai menuju lokasi Tanjung Batu.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kawasan Sukadamai tetap kondusif, tidak kembali menjadi tempat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bukan semata penindakan, tetapi juga pencegahan dan pemulihan.

“Patroli ini bertujuan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus memastikan pemulihan kawasan rawan narkoba berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Bangka Selatan, AKP Defriansyah, S.H. Dalam arahannya, AKP Defriansyah menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi, kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba, serta pelaksanaan kegiatan secara humanis dan persuasif kepada masyarakat.

Setelah apel, tim gabungan yang terdiri dari personel BNNK Bangka Selatan, Satresnarkoba dan Satsabhara Polres Bangka Selatan, serta Kodim 0432 Bangka Selatan yang dipimpin Serma Sarjono, melakukan penyisiran dan pemantauan di sejumlah titik rawan.

Baca juga  Respon Cepat Gubernur Hidayat Arsani, Bulog Kembali Beli Gabah Petani Desa Rias Toboali 

Dari pemeriksaan di lapangan, tim menemukan beberapa barang yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba, berupa tiga buah bong, plastik klip kecil, dan beberapa korek api gas di sebuah rumah kontrakan kosong. Temuan ini menjadi indikasi bahwa kawasan Sukadamai masih berpotensi dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba.

Barang bukti yang ditemukan kemudian diamankan oleh petugas untuk dilakukan pendalaman dan penanganan lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya bersifat represif, BNNK Bangka Selatan juga mengedepankan pendekatan pencegahan dan pemulihan. Melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) bersinergi dengan Seksi Rehabilitasi, tim melakukan penyebaran leaflet dan pemberian edukasi langsung kepada warga di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam edukasinya, petugas mengajak masyarakat yang terpapar atau terdampak penyalahgunaan narkoba agar tidak takut dan tidak ragu untuk melaporkan diri guna mengikuti program rehabilitasi yang tersedia. Pesan ini disampaikan sebagai upaya membuka ruang dukungan, bukan sekadar penegakan hukum.

“Permasalahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif karena pemulihan kawasan tidak akan berhasil tanpa dukungan warga,” tegas Hendra Amoer.

Dengan kegiatan ini, BNNK Bangka Selatan berharap agar Kampung Sukadamai semakin kuat dari upaya penyalahgunaan narkoba, serta mampu terbangun kesadaran komunitas untuk saling menjaga lingkungan secara bersama.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!