Tekan Inflasi dari Pekarangan Rumah, Gubernur Babel Bagikan Ribuan Bibit Cabai

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus menggencarkan langkah konkret dalam pengendalian inflasi pangan dan penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga melalui Program Gerakan Nanem Cabai Rakyat (GENCAR).
Pada Minggu (18/1/2026), program tersebut kembali dilaksanakan dengan membagikan ribuan bibit tanaman cabai kepada warga di Kelurahan Bukit Besar, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang.
Program ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur pemerintahan, sebagai bentuk hadirnya kebijakan pemerintah hingga ke tingkat rumah tangga.
GENCAR merupakan upaya strategis Pemprov Babel untuk merespons fluktuasi harga cabai — salah satu komoditas penyumbang inflasi utama — dengan mendorong masyarakat menanam sendiri kebutuhan dapur mereka. Saat ini harga cabai yang sering mengalami lonjakan tajam, membuat kestabilan harga sering tertekan dan memengaruhi daya beli masyarakat.
Dalam kegiatan di Bukit Besar, Kelurahan setempat menerima 2.500 bibit tanaman cabai yang akan dibagikan kepada 250 kepala keluarga. Total di Kecamatan Girimaya kelurahan menerima sekitar 10.000 bibit yang akan menyasar rumah tangga, dasawisma, serta kelompok tani.
Gubernur Hidayat Arsani menjelaskan bahwa program GENCAR tahun 2026 akan memasok sekitar 150.000 tanaman cabai yang diproyeksikan dapat panen mulai sekitar sebulan ke depan — bertepatan dengan momentum bulan puasa dan perayaan Hari Raya Idul Fitri — sekaligus berkontribusi pada stabilitas harga di tingkat lokal.
“Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi lihat potensi hasil dari 10 bibit itu,” ujar Gubernur, merujuk pada bibit yang dibagikan per kepala keluarga.
Bibit berusia 55 hari tersebut memiliki masa produktif hingga satu hingga dua tahun, dengan potensi hasil panen yang cukup tinggi jika dirawat baik oleh warga.
Salah satu warga penerima bibit, Azizah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia berharap hasil panen tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga tapi juga bisa dipasarkan, sehingga turut meningkatkan ekonomi keluarga.
Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, Pemprov Babel juga menggunakan langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.
Gubernur Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya soal menanam, tetapi tentang menumbuhkan kemandirian ekonomi dan budaya ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah berharap program GENCAR berjalan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga memberikan dampak luas terhadap stabilitas harga pangan dan kesejahteraan warga di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (YG)





