BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Pj Unu Semprot Camat dan Lurah: “Jangan Kerja Copy-Paste, Malu Sama Seragam!”

PANGKALPINANG – Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menyampaikan teguran keras kepada seluruh camat dan lurah se-Kota Pangkalpinang dalam Rapat Koordinasi Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Balai Betason, Senin (4/8/2025).

Ia menuntut agar kinerja para pemimpin wilayah tersebut tidak asal-asalan dan tidak lagi menjalankan program dengan pola kerja “copy-paste” dari tahun-tahun sebelumnya.

Dalam rapat yang turut dihadiri para asisten, kepala OPD, dan Kepala Kantor Pertanahan, Unu secara tegas menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat, terutama terkait persoalan pertanahan dan lemahnya koordinasi antarperangkat daerah.

“Jangan lagi ada miskomunikasi. Kalau ada persoalan tanah, jangan saling lempar. Koordinasi langsung. Kita ini pelayan rakyat,” tegas Unu.

Ia juga mengingatkan bahwa pekerjaan pemerintahan tidak boleh hanya menjadi rutinitas formalitas tanpa hasil yang nyata. Unu menegaskan, sudah memasuki triwulan ketiga, dan ia ingin melihat output kerja yang jelas.

“Saya tidak mau kerja kalian cuma salin-tempel kerjaan tahun lalu. Bahkan kesalahan pun masih sama. Ini sudah triwulan ketiga, saya ingin tahu hasil kerja nyatanya seperti apa,” ujarnya.

Unu mendorong seluruh camat dan lurah untuk memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap jabatan yang mereka emban. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan hanya soal wewenang, tetapi juga soal moral dan komitmen.

Baca juga  HUT ke-49 PT Timah Tbk, Semangat Merah Putih Dibumikan Lewat Olahraga dan Aksi Sosial

“Malu sama seragam, malu sama pangkat, malu sama sumpah jabatan. Jangan cuma datang, duduk, dengar, pulang. Kerja harus berdampak,” tegasnya lagi.

Unu juga menekankan bahwa keberhasilan atau kegagalan program pemerintah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pimpinan daerah.

“Kalau program prioritas tidak berjalan, kepala daerah yang kena. Tapi jangan santai juga, karena semua yang kalian kerjakan juga dipertanggungjawabkan ke saya,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan pemerintahan agar kepercayaan publik tetap terjaga.

“Kita ini satu tubuh. Kalau satu bagian lemah, semua kena imbasnya. Jangan sampai masyarakat anggap pemerintah ini lemah dan tidak serius,” pungkas Unu.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi teknis bersama Kepala Kantor Pertanahan yang membahas berbagai permasalahan agraria yang kerap muncul di tingkat kelurahan, serta upaya penyelesaiannya.

Dengan peringatan tegas ini, Unu berharap seluruh camat dan lurah dapat memperbaiki kinerja, meningkatkan pelayanan, dan benar-benar bekerja dengan dampak nyata bagi masyarakat Pangkalpinang. (YG)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!