Bangka BelitungBangka TengahBerandaBerita

Didit Srigusjaya Reses di Ponpes Koba, Santri Diingatkan Kunci Sukses Dunia–Akhirat

KOBA, GARUDA MERDEKA.ID — Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Minggu (18/1/2026).

Ratusan santri dan santriwati terlihat antusias mengikuti kegiatan Reses Sidang I Masa Sidang II Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya.

Kegiatan reses yang digelar di lingkungan pesantren tersebut menjadi wujud nyata komitmen wakil rakyat dalam menjemput aspirasi masyarakat sekaligus memotret kondisi riil pelayanan pendidikan — khususnya pendidikan berbasis pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Didit mengapresiasi semangat belajar para santri dan santriwati yang tetap giat meskipun berada di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan. Ia menegaskan bahwa menimba ilmu di pesantren bukanlah sebuah keterbatasan, tetapi sebuah kebanggaan yang harus dirasakan dan dipupuk oleh setiap santri.

“Bangga sekolah di pesantren. Kunci sukses bukan hanya ilmu, tapi memperbanyak dzikir, istigfar, dan istiqomah dalam kebaikan,” pesan Didit dengan penuh keyakinan, seraya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Didit menekankan bahwa dalam kehidupan — apa pun status dan latar belakang seseorang — penting untuk memiliki nilai dan prinsip yang kuat. Menurutnya, nilai diri menjadi modal utama agar seseorang tidak mudah dilecehkan orang lain dan justru menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan.

Baca juga  Pekan Sehat HUT ke-49 PT Timah Siap Semarakkan Pangkalpinang 31 Agustus 2025

“Satu hal yang harus kita utamakan, kita harus punya nilai. Agar kita tidak dilecehkan orang, dan yang terpenting, kita harus bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya disambut anggukan para santri dan santriwati.

Lebih lanjut, Didit juga menyampaikan optimismenya bahwa dari pesantren-pesantren seperti Al Muhajirin akan lahir generasi yang unggul tidak hanya secara intelektual tetapi juga kuat secara spiritual dan akhlak. Ia berharap para santri kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan umat.

“Kita yakin, santri-santri di sini memiliki potensi besar. Tidak hanya menjadi pemimpin yang cerdas, tetapi juga pemimpin yang berakhlak mulia,” tambahnya.

Sementara itu, pihak pengurus Pondok Pesantren Al Muhajirin menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Ketua DPRD Babel beserta rombongan. Mereka berharap momentum reses ini dapat membuka peluang dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah, khususnya dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pendidikan di pesantren.

Ketua pengurus pesantren menyampaikan harapannya agar perhatian pemerintah tidak hanya difokuskan pada pendidikan formal, tetapi juga pendidikan diniyah dan pengembangan fasilitas pesantren sehingga para santri dapat belajar secara nyaman dan optimal.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat setempat serta pengurus pondok pesantren yang ikut mendampingi kegiatan dialog dan tukar aspirasi antara wakil rakyat dan civitas pesantren. (Dor)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!