Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

Komitmen Hijau PT TIMAH, 1,4 Juta Pohon Ditanam Sejak 2015 di Babel

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA .IDPT TIMAH Tbk terus menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pelaksanaan program reklamasi dan penghijauan yang berkelanjutan.

Sejak tahun 2015 hingga 2025, PT TIMAH Tbk telah menanam sebanyak 1.465.728 pohon di berbagai wilayah operasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Penanaman tersebut dilakukan secara merata di sejumlah kabupaten. Di Kabupaten Bangka, PT TIMAH Tbk telah menanam 386.730 pohon, Kabupaten Bangka Barat sebanyak 186.650 pohon, Kabupaten Bangka Tengah 158.632 batang, Kabupaten Bangka Selatan 267.129 pohon, Kabupaten Belitung 160.218 pohon, serta Kabupaten Belitung Timur 306.369 pohon.

Program penanaman ini merupakan bagian dari kegiatan reklamasi lahan pascatambang yang bertujuan memulihkan fungsi ekologis lahan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menciptakan kawasan yang produktif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, PT TIMAH Tbk menanam beragam jenis tanaman yang disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kebutuhan ekologi. Tanaman cepat tumbuh (fast growing) menjadi pilihan utama untuk mempercepat proses penghijauan dan stabilisasi lahan, seperti akasia, sengon, cemara laut, kayu putih, dan lamtoro.

Selain itu, perusahaan juga menanam tanaman produktif bernilai ekonomi jangka panjang, antara lain kelapa sawit dan karet. Sebagai bentuk komitmen menjaga keanekaragaman hayati, PT TIMAH Tbk turut menanam tanaman lokal seperti ketapang, blangiran, nyato, melangir, dan dadap.

Tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, program reklamasi PT TIMAH Tbk juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui penanaman berbagai tanaman buah-buahan, di antaranya jambu mete, kelapa hibrida, jambu, jeruk, sirsak, kelengkeng, alpukat, rambutan, hingga manggis, yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Baca juga  Pemprov Babel Siap Jalankan Strategi Nasional Pengendalian Inflasi dan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa reklamasi dan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Program reklamasi dan penghijauan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk memulihkan lingkungan pascatambang serta menjaga keseimbangan ekosistem. Penanaman lebih dari 1,4 juta pohon sejak 2015 hingga 2025 menjadi bukti nyata komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung pelestarian lingkungan,” ujar Anggi.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan jenis tanaman dilakukan secara terencana dan disesuaikan dengan kondisi lahan serta kebutuhan ekologi setempat. Mulai dari tanaman cepat tumbuh untuk stabilisasi lahan, tanaman lokal untuk menjaga keanekaragaman hayati, hingga tanaman produktif dan buah-buahan yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Reklamasi tidak hanya kami maknai sebagai kewajiban regulasi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Kami memastikan lahan pascatambang dapat kembali berfungsi secara ekologis sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan reklamasi, PT TIMAH Tbk juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, akademisi, serta kelompok masyarakat. Langkah ini sejalan dengan penerapan Good Mining Practice dan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek perlindungan ekosistem darat dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui program reklamasi yang terencana dan berkelanjutan, PT TIMAH Tbk berupaya memastikan kegiatan pertambangan berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung. (Shin)

sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!