Bangka BelitungBangka TengahBerandaBerita

Kejurprov Menembak Merah Putih 2025: Ratusan Atlet Babel Adu Presisi di Dua Arena

PANGKALAN BARU, GARUDA MERDEKA.ID – Gelombang adrenalin dan disiplin memenuhi udara pada 6–7 Desember saat Perbakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi membuka Kejurprov Menembak Merah Putih 2025.

Ajang tahunan ini kembali menjadi barometer ketenangan, ketepatan, dan konsistensi para atlet dari enam kabupaten/kota di Babel, Sabtu (6/12/2025).

Dua venue utama menjadi pusat kompetisi: GOR Sahabudin untuk kategori indoor dan Lapangan Tembak Outdoor Depati Bahrin untuk nomor luar ruang.

Para atlet muda bersaing dalam lima nomor bergengsi, yakni Air Rifle 10 meter, Air Pistol 10 meter, Air Rifle Hunting 10 meter, Benchrest 25 meter, serta Multirange 18–41 meter yang menuntut kombinasi teknik tinggi, intuisi, dan ketahanan fokus.

Kejuaraan semakin berwibawa dengan hadirnya Kabid Olahraga Dispora Provinsi Babel, Sekretaris Umum Perbakin Babel, ketua Perbakin kabupaten/kota, serta jajaran pelatih. Namun atmosfer paling kuat justru tampak dari para atlet—sebagian besar pelajar—yang memperlihatkan antusiasme luar biasa sejak berada di garis tembak.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Perbakin Kota Pangkalpinang, Husny, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen para peserta.

“Saya sangat mengapresiasi antusias para atlet, terutama dari Belitung dan Belitung Timur yang tetap datang meski sedang ujian sekolah. Mayoritas atlet kita ini masih pelajar, dan kami berharap mereka menorehkan prestasi gemilang. Kalah menang itu biasa, yang penting tetap semangat, terus belajar, terus berlatih, terus menembak sampai ‘elek’,” ujarnya, disambut tawa hangat peserta.

Baca juga  Orang Tua Bocah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Depati Hamzah Minta Keadilan ke Presiden Prabowo

Sementara itu, Sekretaris Umum Perbakin Provinsi Babel, H. Suharto SE, M.M, mengingatkan bahwa Kejurprov ini merupakan pemanasan menuju PraPorprov 2026.

“Atlet menembak Babel kini diperhitungkan nasional, bahkan mulai mencuat di Asia. Karena itu mereka harus benar-benar siap. Kami berharap KONI Provinsi Babel bisa mengalokasikan dukungan, baik fasilitas latihan hingga akomodasi saat mereka bertanding mewakili provinsi,” tegasnya.

Dalam suasana hening khas arena menembak, peran juri menjadi krusial dalam menjaga integritas kompetisi. Ferry, salah satu juri dan penilai pertandingan, menegaskan komitmennya menjaga objektivitas.

“Sebagai juri berpengalaman, kami siap menilai secara objektif, adil, tanpa intervensi pihak mana pun. Kita ingin melahirkan atlet-atlet menembak yang siap bertanding kapan pun dan di mana pun,” tegasnya.

Dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu dan opsi daftar ulang khusus nomor outdoor, para peserta memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbaiki skor. Para juara berhak atas hadiah pembinaan berupa Rp1 juta untuk juara pertama, Rp750 ribu untuk juara kedua, serta Rp500 ribu untuk juara ketiga, dilengkapi piagam resmi.

Kejurprov Menembak Merah Putih tahun ini bukan hanya wadah perburuan medali, tetapi juga momentum penting dalam membentuk fondasi atlet Babel yang tangguh secara teknik, matang secara mental, dan berkarakter.

Dari GOR Sahabudin hingga Depati Bahrin, setiap tarikan napas sebelum pelatuk ditekan menjadi pesan yang sama: Bangka Belitung sedang menajamkan fokus menuju masa depan olahraga menembak yang lebih tinggi. (Yg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!